Warga-Pemkab Sepakat, Pembebasan Lahan Bandara Rendani Segera Dibayar

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id – Bupati Manokwari, Hermus Indou melakukan pertemuan bersama warga terdampak dalam rangka rencana pembangunan alihtrase jalan menuju bandara Rendani, Jum’at (19/4/2024)

Hermus mengungkapkan didalam pertemuan tersebut warga terdampak pembangunan alihtrase jalan dan jembatan sudah menyatakan kesiapan dan dukungannya untuk pembangunan infrastruktur tersebut di Kabupaten Manokwar

“Hari ini kita melakukan pertemuan dengan seluruh masyarakat yang memiliki objek baik tanah maupun bangunan yang terkena dampak pembangunan alihtrase jalan dan jembatan akses menuju bandara udara Rendani. Dan seluruh masyarakat dalam empat kali pertemuan ini sudah menyatakan kesiapan dan dukungannya untuk pembangunan infrastruktur tersebut di Kabupaten Manokwari, “kata Hermus

Hermus juga menuturkan dalam tahapan pelaksanaannya Pemkab Manokwari telah bekerjasama dengan Universitas Negeri Papua untuk penyusunan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) bagi kepentingan umum di Kabupaten Manokwari

“Dokumen tersebut 95% telah selesai dan sudah mendapatkan klarifikasi dari masyarakat terkait dengan berapa banyak objek yang dimiliki oleh setiap masyarakat dan juga luasan yang dimiliki oleh masyarakat dari objek-objek tersebut dan semuanya telah terdata dan inventarisasi dengan baik, “ujarnya

Lanjut Hermus, tahapan selanjutnya adalah KJPP akan turun untuk melaksanakan penilaian berdasarkan DPPT yang sudah disusun oleh Universitas Negeri Papua yang ditugaskan oleh Pemkab Manokwari

“Kita berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama di awal atau akhir bulan Mei nanti peresmian atau peletakan baru pertama pembangunan alihtrase jembatan dan juga jalan menuju bandara juga sudah bisa dilaksanakan karena sumber keuangan dari APBN kita khususnya melalui kementerian PUPR sudah sudah tersedia,”ucapnya

Sementara, Kata Hermus tahapan pengadaan tanah untuk aliterase jalan dan jembatan sendiri ini kemudian dibagi dalam 4 segmen. Segmen pertama yaitu dari ujung bandara sampai dengan kediaman dan juga lahan yang dimiliki oleh Daud Indou dan juga ada 14 kepala keluarga dan itu yang akan dilakukan pada tahap pertama

“Sedangkan tahap kedua akan kita lanjutkan dari situ sampai ke beringin, Lalu nanti tahap ketiga itu kita lanjutkan dari beringin sampai ke BCA untuk memastikan bahwa akses jalan dan juga infrastruktur menuju Bandar Rendani itu sudah dipastikan dua jalur dengan infrastruktur yang jauh lebih baik, “tuturnya

Hermus juga menambahkan untuk biaya dari APBN diperkirakan sekitar Rp400 miliar lebih sesuai dengan informasi yang sudah diterima dari Balai Jalan Nasional Kementrian Pekerjaan Umum Provinsi Papua Barat

“Kemudian APBD di Manokwari untuk membayar ganti rugi tanah itu tahun ini kita siapkan sekitar Rp60 miliar lebih dan Rp60 miliar itu terakumulasi dari APBD Kabupaten Manokwari dan Pemprov papua Barat, “tukasnya

 

PSR – CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *