Pemkab Manokwari Siaga Pangan Jelang Idulfitri 1447 H, Distributor Diminta Jaga Etika Harga ‎

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id- Pemerintah Kabupaten Manokwari menyatakan kesiapsiagaan penuh dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok (bapok) menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Distributor dan pelaku usaha pun diminta menjaga etika perdagangan serta tidak memanfaatkan momentum hari raya untuk menaikkan harga secara tidak wajar. Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi Sub Tim Bapok yang digelar Rabu (4/3/2026).

‎Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, menegaskan bahwa pemantauan stok dan harga bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis untuk menjaga ketahanan ekonomi dan stabilitas sosial masyarakat.

‎Menurutnya, lonjakan permintaan yang lazim terjadi pada momentum keagamaan harus diantisipasi sejak dini agar tidak memicu kelangkaan maupun kenaikan harga yang tidak terkendali.

‎“Rapat ini sangat fundamental dan urgen untuk menjamin serta mengamankan ketersediaan stok, baik di tingkat distributor maupun hingga ke tangan konsumen. Ini langkah preventif menghadapi dinamika fluktuasi harga. Saya minta seluruh pemangku kepentingan waspada terhadap setiap potensi gangguan distribusi,” ujar Mugiyono.

‎Ia juga mengingatkan para pelaku usaha dan distributor agar tidak memanfaatkan momentum hari raya untuk meraup keuntungan berlebihan.

‎“Tujuan usaha memang mencari untung, tetapi jangan mengabaikan etika sosial. Jangan sampai ada praktik penimbunan atau manipulasi harga. Kita harus punya rasa kemanusiaan,” tegasnya.

‎Selain pengendalian harga, Pemkab Manokwari turut menyoroti peredaran barang kedaluwarsa. Pengawasan bersama instansi terkait diminta diperketat guna melindungi masyarakat dari risiko kesehatan.

‎“Tim pengawas harus jeli terhadap produk kedaluwarsa. Jika ditemukan penimbunan atau penjualan barang tidak layak konsumsi, pemerintah akan bertindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

‎Dalam rapat tersebut, sejumlah distributor dan pelaku usaha memaparkan kondisi stok masing-masing. PT Sinar Suri melaporkan stok beras 17 ton dengan tambahan 12 ton dalam rencana kedatangan, minyak goreng 88 ton dengan tambahan 23 ton, serta minuman ringan sebanyak 5.346 karton dan tambahan 11.395 karton. Secara umum, stok dinyatakan aman.

‎Makmur Sejahtera Permai menyampaikan stok beras 80 ton dengan 48 ton dalam perjalanan. Stok minyak goreng tercatat 5.700 karton dengan tambahan 4.000 karton dalam perjalanan, sementara stok susu 752 karton dengan rencana tambahan 825 karton.

‎Distributor Bringin melaporkan stok beras 25 ton dengan tambahan 25 ton dalam perjalanan, termasuk pasokan beras antar pulau. Sementara Multi Sukses Abadi menyampaikan stok beras kosong, namun tersedia tepung 63 ton dengan tambahan 71 ton dalam perjalanan.

‎PT Sawa Ibu selaku agen minyak tanah melaporkan stok bulan ini 420 liter dan rencana pasokan bulan berikutnya 420 liter. Harga berkisar Rp4.000 hingga Rp4.450 per liter dan dinyatakan aman.

‎PT Kali Dingin melaporkan stok 335 ton dengan penyaluran wilayah Pantura hingga Masni dalam kondisi stabil. Sementara CV Bandang memiliki stok tepung 30 ton, minyak goreng 55 ribu liter, gula pasir 15 ton, serta minuman ringan 20 ribu karton.

‎Menutup arahannya, Wakil Bupati berharap seluruh data yang dihimpun, termasuk jadwal kedatangan kapal dan cadangan pangan daerah, dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan strategis seperti operasi pasar atau intervensi distribusi apabila diperlukan.

‎Ia berharap umat Islam di Manokwari dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri dengan tenang, nyaman, dan penuh sukacita tanpa terbebani persoalan pangan.

 

PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *