MANOKWARI, cahayapapua.id- Pemerintah Kabupaten Manokwari membuka posko bantuan bagi warga terdampak banjir di wilayah Wosi, sebagai upaya penanganan dampak bencana yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, mengatakan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Manokwari berdampak cukup besar terhadap masyarakat.
“Dampaknya cukup besar, ada rumah yang rusak, jebol hingga terendam. Bahkan ada warga yang hanya tersisa pakaian di badan,” ujar Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono di Manokwari, Sabtu (11/4/2026).
Ia menjelaskan, posko bantuan yang dibuka di Wosi difungsikan untuk menampung serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat yang memiliki kemampuan untuk turut berpartisipasi membantu korban banjir.
“Kami mengajak masyarakat untuk ikut membantu, baik berupa pakaian layak pakai, makanan siap saji, maupun kebutuhan lainnya,” katanya.
Menurutnya, pemerintah menyadari belum seluruh kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi, sehingga diperlukan dukungan dan kepedulian bersama.
Selain itu, ia menekankan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di tengah situasi bencana.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Manokwari juga telah menetapkan langkah siaga darurat dalam penanganan bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah.
Langkah tersebut ditandai dengan dikeluarkannya Instruksi Bupati Manokwari Nomor 300.2.1/389 tentang percepatan penanganan bencana alam banjir dan longsor tertanggal 8 April 2026.
PSR-CP










