MANOKWARI, cahayapapua.id – Empat pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Manokwari Selatan telah menyelesaikan rangkaian pemeriksaan kesehatan di RSUD Papua Barat, Sabtu (31/8/2024) malam. Para pasangan calon menyatakan komitmen bertarung fair di Pilkada 2024.
Empat bakal paslon di antaranya Maxsi Nelson Ahoren-Imam Syafi’i (MANIS), Obet Dowansiba-Hengki Saiba (OBHE), Frengki Mandacan-Saul Rante Lembang (FRENSA) dan Bernad Mandacan-Mesakh Inyomusi.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manokwari Selatan (Mansel) Rustam Rumander, mengatakan setelah menjalani pemeriksaan fisik dan narkotika, hari ini masing-masing kandidat melanjutkan pemeriksaan pesikotes dan tes kejiwaan yang terdapat beberapa item dan baru selesai malam ini.
Ia mengemukakan, pemeriksaan kesehatan sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) KPU Nomor 10 tahun 2024 KPU. Pihak rumah sakit sedianya akan menyerahkan hasil kesimpulan pemeriksaan kesehatan kepada KPU itu satu hari setelah pemeriksaan selesai.
“Jadi kita sekarang ini lagi ada di tahapan administrasi dokumen persyaratan calon. Nanti baru akhirnya di tanggal 4 September 2024, nanti di tanggal 5-6 September 2024 kita akan melakukan pengumuman hasil administrasi. Maka dipastikan hasil pemeriksaan diberikan kepada kita sebelum tanggal 5 dan 6,” jelasnya.
Ia menyampaikan pihaknya sudah menyerahkan semua otoritas kepada tim pemeriksaan yang dibentuk oleh direktur RSUD Papua Barat dan juga dari pihak BNN. Sehingga apa yang mereka putuskan nanti itu final dan tidak dapat dibandingkan dengan RS manapun.
Sementara itu, bakal calon bupati Mansel, Maxsi Nelson Ahoren mengatakan proses pemeriksaan yang dilakukan selama dua hari ini sudah selesai, Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada RSUD Papua Barat yang telah memberikan pelayanan optimal.
“Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan kali ini juga sangan luar biasa dimana kami dapat berjumpa dengan semua kandidat baik dari kabupaten mansel maupun dari beberapa kabupaten lainya yang berada di provinsi papua barat. Hal ini kemudian membuat kami merasa adanya rasa kekeluargaan yang terjadi hari ini. Peroses kekeluargaan, saling rasa memiliki dan kerja sama ini dalam arti saling berbicara lebih enak,” katanya.
Ia juga berharap bahwa kegiatan hari ini akan terbawa sampai di Kabupaten Mansel. Sehingga proses politik di Mansel benar-benar menjadi politik keluarga.
“Oleh karena itu dengan selesainya pemeriksaan kemudian nanti akan dilanjutkan dengan proses-proses, dengan harapan pesta demokrasi di Mansel menjadi pesta demokrasi yang penuh dengan kekeluargaa dan kebersamaan,” katanya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh bakal calon bupati Mansel Obet Diwansiba. Ia menyampaikan bahwa semua kontestan di Mansel adalah anak-anak putra Arfak.
“Pesoalan untuk yang mau maju itu semua kami kembalikan kepada rakyat yang memilih dan mereka menilai dan mana yang akan mereka pilih menjadi kepala daerah,” ungkapnya.
PSR-CP
















