Kapolda Papua Barat Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Kebersamaan Jaga Kondusivitas Daerah ‎

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id- Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Alfred Papare, menggelar tatap muka bersama tokoh lintas agama dan Kerukunan Keluarga Suku Nusantara di Manokwari, Rabu (15/4/2026), sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Papua Barat.

‎Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Direktorat Binmas Polda Papua Barat dan turut dihadiri pejabat utama Polda Papua Barat.

‎Irjen Pol. Alfred Papare menegaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi ruang strategis untuk menghimpun masukan dan gagasan dari para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat sebagai dasar dalam menyusun langkah-langkah menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

‎“Pertemuan ini sangat strategis karena kita mengetahui situasi belakangan ini kurang kondusif. Jika kita tidak mengambil langkah cepat, maka kita bisa tertinggal dalam merespons dinamika yang terjadi,” ujar Kapolda Irjen Pol. Alfred Papare.

‎Ia menyampaikan bahwa dinamika situasi yang terjadi belakangan ini perlu direspons secara cepat dan bersama-sama agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas di daerah.

‎Menurutnya, forum tersebut bukan hanya sekadar pertemuan, tetapi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan, menjaga harmoni, serta memastikan Papua Barat tetap dalam keadaan aman.

Kapolda juga menekankan bahwa Papua Barat harus tetap menjadi rumah bersama yang aman bagi semua, dengan menjunjung tinggi nilai persaudaraan, toleransi, dan kerukunan, khususnya di Manokwari yang dikenal sebagai Kota Injil.

‎“Papua Barat harus tetap menjadi rumah yang aman bagi semua orang, tempat di mana perbedaan dihormati dan persaudaraan dijunjung tinggi,” tegasnya.

‎Ia mengingatkan bahwa tantangan saat ini semakin kompleks, terutama terkait arus informasi yang sangat cepat dan tidak seluruhnya dapat dipastikan kebenarannya. Karena itu, peran tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat dinilai sangat penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

‎Irjen Pol. Alfred Papare juga mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat persatuan, saling menghormati, serta berkomitmen menjaga kedamaian Papua Barat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

‎Sementara itu, Sekretaris Daerah Papua Barat, Ali Baham Temongmere, menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan prasyarat utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.

‎Ia menjelaskan, pemerintah daerah memiliki visi untuk mewujudkan Papua Barat yang aman, sejahtera, bermartabat, dan mandiri, sehingga dibutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga toleransi dan memperkuat persatuan.

‎“Harapannya Papua Barat tetap aman agar program pemerintah dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

‎Ketua FKUB Papua Barat, Pdt. Sadrak Simbiak, menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Papua Barat atas inisiatif pelaksanaan dialog lintas elemen masyarakat tersebut.

‎Ia menilai dialog menjadi kunci penting dalam membangun perdamaian, baik dalam kehidupan beragama maupun kehidupan sosial kemasyarakatan, serta menegaskan bahwa tidak ada perdamaian tanpa dialog yang terbuka dan saling menghormati.

‎Pertemuan tersebut diharapkan menjadi ruang konsolidasi bersama dalam memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Papua Barat tetap aman, damai, dan kondusif.

 

PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *