MANOKWARI, cahayapapua.id- Hujan deras kembali mengguyur wilayah Kabupaten Manokwari pada Kamis (9/4/2026), menyebabkan banjir kembali terjadi di wilayah Lembah Hijau, Wosi, Distrik Manokwari Barat.
Salah satu warga, Wulan, yang juga merupakan guru di TKIT Insan Mulia, mengaku rumahnya kembali terdampak banjir akibat tingginya curah hujan.
“Sekitar pukul 18.06 WIT hujan mulai deras dan air mulai masuk. Pada pukul 18.38 WIT air sudah setinggi lutut orang dewasa,” ujar Wulan melalui pesan WhatsApp, Kamis (9/4/2026) malam.
Menurutnya, kondisi semakin mengkhawatirkan karena air terus naik tanpa jeda.
“Sekitar pukul 19.00 WIT air sudah mencapai pinggang orang dewasa,” tambahnya.
Warga menyebut, air kian naik dari menit ke menit meski hujan telah reda, sehingga mereka harus bersiap mengamankan barang-barang penting dan mencari tempat yang lebih aman.
Kondisi ini membuat warga kembali waspada, mengingat banjir sebelumnya juga telah merendam permukiman di kawasan tersebut.
Hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan luapan air di Kali Wosi serta drainase di sekitar permukiman, sehingga mempercepat terjadinya genangan di wilayah warga.
Pemerintah Kabupaten Manokwari sebelumnya telah menetapkan langkah siaga darurat dalam penanganan bencana banjir dan longsor.
Bupati Manokwari, Hermus Indou, juga telah mengeluarkan instruksi percepatan penanganan bencana, yang mewajibkan seluruh unsur terkait untuk bergerak cepat dan terkoordinasi dalam penanganan dampak banjir.
Instruksi tersebut mencakup penanganan darurat di lapangan, pendataan warga terdampak, penyaluran bantuan logistik, serta upaya normalisasi Kali Wosi guna mengurangi risiko banjir susulan.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan, mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
Warga diminta segera mengamankan barang berharga serta berpindah ke lokasi yang lebih aman apabila debit air terus meningkat.
PSR-CP










