MANOKWARI, cahayapapua.id – Kepala Suku Pegunungan Tengah, Danggu Weya, mengimbau seluruh masyarakat di Manokwari untuk menolak segala bentuk kegiatan atau rencana yang bertentangan dengan nilai-nilai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Imbauan ini disampaikan pada Sabtu (28/6/2025), menjelang tanggal 1 Juli yang kerap dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu untuk memunculkan narasi separatisme di wilayah Papua.
“Masyarakat harus tetap bersatu dan waspada terhadap pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan bangsa,” tegas Danggu Weya.
Ia menekankan pentingnya hidup dalam suasana damai dan harmonis di tengah keberagaman. “Sebagai anak bangsa, kita tentunya menginginkan hidup dalam lingkungan yang plural, rukun, aman, nyaman, dan damai dalam keberagaman suku, adat, budaya, bahasa, etnis, maupun agama,” ujarnya.
Menurutnya, upaya menjaga stabilitas keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat dan pemuda.
Danggu Weya juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Manokwari dan sekitarnya untuk bersama-sama merawat serta menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.
“Jangan sampai ada pihak-pihak tertentu yang meretakkan nilai persatuan dan kesatuan yang telah ditanamkan oleh para pendiri bangsa sejak kemerdekaan,” harapnya.
Ia juga meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh ajakan-ajakan yang bersifat merusak tatanan sosial maupun mengganggu ketertiban umum. “Papua adalah bagian sah dari Indonesia. Mari kita isi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif demi kemajuan bersama,” tandasnya. (rls)
PSR-CP















