MANOKWARI, cahayapapua.id – Pemerintah Provinsi Papua Barat menyelenggarakan Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang) Tahun 2024, di Aston Niu Hotel Manokwari, Senin (29/4/2024).
Musrembang yang dilaksanakan berupa Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045, Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2025, dan Otonomi khusus provinsi (Musrembangsus) 2024.
Hadir dalam Murenbang ini, Wakil Menteri Dalam Negeri, Jhon Wempi Wetipo, Forkopimda, Pj Sekda, para Bupati se-Papua Barat, Pimpinan OPD serta Pimpinan Mitra parah tokoh agama, adat, tokoh pemuda juga tokoh perempuan dan anak.
Musrembang Tahun 2024 kemudian dibuka secara langsung oleh PJ Gubernur Papua Barat, Ali Bahan Temongmere bersama dengan Wamendagri John Wempi Wetipo, Sekda Papua Barat, Kepala Bappeda Provinsi Papua Barat juga Forkopimda Provinsi Papua Barat.
Pj Gubernur Papua Barat, Ali Bahan Temongmere Musrenbang RPJPD, RKPD dan Otsus Provinsi Papua Barat tahun 2024 yang dilaksanakan hari ini merupakan proses penting dalam kerangka sistem perencanaan pembangunan .
“Oleh karenanya melalui musrenbang Kali ini pemerintah provinsi dan kabupaten hendaknya bersama-sama telah membahas program dan kegiatan RKPD/RENJA perangkat daerah terhadap pencapaian prioritas daerah berbasis elektronik, atau yang lebih dikenal dengan sistem informasi perencanaan daerah (SIPD) sehingga proses perencanaan pembangunan dan penganggaran pada tingkat pemerintah provinsi dan kabupaten di Provinsi Papua Barat agar semakin berkualitas, menjadi lebih efektif efisien akuntabel dan transparan, “ terang Ali Baham.
Ali Baham juga meminta para bupati agar senantiasa mengkoordinasikan seluruh jajarannya dalam mendukung upaya mensinergikan perencanaan pembangunan tingkat provinsi dan kabupaten.
Lanjut Ali Baham, dengan semua komponen yang terlibat dalam musrembang tahun 2025 kiranya dapat memberikan masukan dan dukungan yang konstruktif agar acara ini dapat berjalan dengan tertib dan berhasil sehingga dapat mewujudkan kualitas perencanaan yang semakin baik dan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Papua Barat
“ Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan para bupati, ASN baik provinsi maupun kabupaten, Pimpinan lembaga Mitra pembangunan tokoh masyarakat, Agama dan seluruh lapisan masyarakat yang sudah mendukung program pembangunan berkelanjutan di Provinsi Papua Barat “katanya.
Kepala Bappeda Provinsi Papua Barat, Dance Sangkek dalam laporannya menyatakan sesuai dengan UU Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem yang perencanaan pembangunan nasional yang dimaksud dengan musyawarah rencana pembangunan adalah forum antar pelaku dalam rangka menyusun pembangunan nasional, Pembangunan Daerah.
“Musrembang juga sebagai proses penting atau forum penting dalam perencanaan yang menjabarkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan Sesuai dengan prinsip perencanaan, “ujarnya.
Ia mengatakan, Musrembang sebagai forum akhir dari rangkaian tahapan forum-forum yang telah dilaksanakan sebelumnya yaitu kick off RPJPD, forum partisipasi publik, sinkronisasi dan konsultasi dengan kementerian dalam negeri dengan Bappenas, keuangan dan juga KM. Kemudian juga dimulai dengan forum OPD, forum DPR, kemudian Musrembang-Pra dengan Kabupaten di seluruh Papua Barat
“Dengan demikian melalui pelaksanaan musrembang provinsi hari ini diharapkan partisipasi aktif peserta sekalian guna memperoleh masukan penyempurnaan terhadap rancangan RPJPD papua Barat tahun 2025-2045, RKPD 2025 dan RAP Otsus kabupaten kota dan provinsi untuk tahun 2025,”katanya.
Ia juga menjelaskan jumlah program usulan Papua Barat tahun 2025 sebanyak 47 program dari 160 program Prioritas RKPD Provinsi Papua Barat tahun 2025 yang terdiri dari prioritas satu sebanyak 17 program, prioritas dua sebanyak 5 program, prioritas tiga sebanyak 4 program dan prioritas empat sebanyak 21 program.
Tujuan diselenggarakan musrembang Provinsi Papua Barat yakni pertama mengintegrasikan berbagai usulan pembangunan dari tingkat kabupaten kedalam rencana pembangunan tingkat Provinsi Papua Barat; Menentukan prioritas pembangunan yang dengan sesuai visi misi dan tujuan pembangunan; Mengalokasikan sumber daya yang tersedia secara efektif dan efisien untuk mendukung program kegiatan pembangunan.
Selain itu, intuk meningkatkan koordinasi antar pemerintah daerah dalam pelaksanaan pembangunan di provinsi Papua Barat dan Memastikan pastisipasinya masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan untuk mencapai pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Yang diharapkan dalam musrembang ini adalah terlaksananya musrembang yang menghasilkan intergrasi usulan pembangunan dan penentuan prioritas pembangunan serta memperkuat sinergi antara pemprov, pemerintah pusat, dan pemkab. Juga menjadi forum pendidikan bagi warga negara untuk berperan aktif dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan di pemprov Papua Barat,” pungkas Dance Sangkek.
PSR – CP










