Pasar Wosi Diblokade, Warga Gelar Jualan di Pinggir Jalan

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id--Sejumlah warga menggelar jualannya di atas trotoar di beberapa ruas jalan di dalam Kota Manokwsari, seperti JL. Trikora Wosi dan Trikora Taman Ria, Rabu (4/10).

Kondisi itu buntut dari aksi blokade areal Pasar Wosi dan Terminal, serta beberapa titik yang merupakan akses atau jalan masuk menuju ke lokasi Pasar dan Terminal.

Pantauan media ini, dagangan digelar di pinggir jalan beralasan karung plastik milik para penjual yang didominasi oleh mama-mama asli Papua. Mereka harus rela berjibaku dengan iruk pikuk kendaraan yang lalu lalang maupun orang yang melintasi jalan-jalan yang kini, dimulai menjadi lapak dadakan.

Yakomina Saiba, salah seorang penjual sayur mayur asal Distrik Minyambouw Kabupaten Pegunungan Arfak, mengaku jika tidak tahu menahu soal aksi blokade pasar. Ia kaget saat tiba di Manokwari, ternyata sudah tidak bisa masuk ke areal Pasar.

Ia berharap, pemerintah kabupaten Manokwari bisa berbicara segera dengan pemilik ulayat agar masalah sengketa pasar dan terminal ini bisa dituntaskan.

“Kita sudah mau berjualan di pasar, tapi tidak bisa. Palang ini kalau boleh jangan sampai 1 hari. Susah kita mau cari makan, bayar uang sekolah anak, orang tidak bisa jualan,” tuturnya.

Senada dengan Yakomina, Esron Muid penjual dari Distrik Warmare ini. berharap solusi terbaik bisa dicapai oleh pemerintah dan masyarakat pemilik ulayat.

“Pasar ini merupakan tempat kita semua untuk mencari makan. Kasihan juga masyarakat harus jualan di pinggiran jalan seperti ini. Tidak aman, bisa bahaya karena kendaraan banyak lewat. Kita minta pemerintah daerah segera selesaikan persoalan ini,” ujarnya.

BMB-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *