Tahun ini Disdukcapil Manokwari Fokus Rampungkan Data OAP

MANOKWARI, cahayapapua.id- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Manokwari akan berfokus menyelesaikan inventarisasi data orang asli Papua (OAP) yang berdomisili di Manokwari. Pendataan ini penting agar program-program ekonomi-sosial otsus lebih tepat sasaran.

Kepala Disdukcapil Manokwari Rustam Efendi mengatakan, untuk data OAP walaupun cukup lama untuk Manokwari, namun pihaknya berharap bisa kelar tahun ini. Rustam menjelaskan, untuk mempercepat inventarisasi, pihaknya tengah melakukan koordinasi intensif dengan Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah Papua Barat dan Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB).

“Makanya beberapa kali kita melakukan pertemuan dengan MRPB dan DAP. Karena hanya mereka yang dapat menentukan mana saja marga suku Papua, ini yang kami harapkan,” ucap Rustam, Rabu (16/1/2024).

Rustam menjelaskan pihaknya sudah mempunyai data penduduk Manokwari termasuk OAP di dalamnya. Bahkan nama berikut marga sudah terinput. Hanya saja belum bisa langsung menentukan secara detail.

“Kami mengharapkan peran besar dari DAP dan MRPB. Mudah-mudahan di tahun 2025 ini kami bisa mulai menginput data OAP secara masif dengan target di atas 50 ribu, karena perkiraan kami data OAP di Manokwari di atas 100 ribu,” terang Rustam.

Masih kata Rustam, setiap OAP pasti memiliki marga sesuai dengan suku masing-masing. Inilah yang akan dikoordinasikan dengan MRPB.

Koordinasi dengan MRPB dan DAP diyakini akan efektif untuk mendapatkan data OAP. Bahkan, inventarisasi OAP diharapkan tak hanya terbatas di Papua Barat, namun mencakup seluruh Papua.

“Dengan harapan paling tidak tahun ini Disdukcapil sudah menerima bank data marga-marga dari setiap suku-suku yang ada di Manokwar, ” tuturnya.

Menurut Rustam, dengan adanya bank data marga dari suku-suku tersebut Disdukcapil dapat memilah dan dapat memastikan berapa banyak OAP yang tinggal di Manokwari dan dari suku apa saja. Ia menambahkan untuk melakukan pendataan OAP yang berdomisili di Kabupaten Manokwari memang tidak mudah karena daerahnya heterogen.

Meskipun suku asli hanya Doreri dan Arfak, namun sebagian besar suku-suku yang ada di Tanah Papua berdomisili di Kabupaten Manokwari.

“Sehingga ketika kita sudah ada bank data marga OAP, maka data kependudukan tinggal kita pisahkan nama-namanya sesuai marga tersebut, sehingga kita bisa mengetahui OAP,” ujarnya.

Selain itu, dengan adanya bank data OAP ini kemudian dapat mempermudah dan mempercepat operator untuk menginput data tersebut. Dan ini berlaku untuk semua OAP yang berdomisili di Manokwari.

Selanjutnya pendataan terhadap OAP juga bertujuan agar kebijakan atau program pemerintah yang berkaitan dengan otsus dapat lebih tepat sasaran sehingga ada keberpihakan kepada OAP.

 

 

PSR-CP