Tenang Dampingi Anak Sakit, Nella Bersyukur dengan Program JKN ‎

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id- Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Salah satunya Nella Ullo (31), warga Kabupaten Manokwari, yang merasakan langsung perlindungan kesehatan saat anak bungsunya sakit.

‎Nella yang terdaftar sebagai tanggungan JKN dari kepesertaan suaminya yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengaku lega ketika sang anak, Jumiati Ullo, mendapat perawatan darurat di RSUD Provinsi Papua Barat.

‎“Anak saya sakit beberapa hari, tidak mau makan, kalaupun makan selalu dimuntahkan, dan badannya panas tinggi sampai terlihat lemah. Saya segera membawanya ke rumah sakit,” tutur Nella, Jumat (13/9/2025).

‎Ia sempat cemas ketika anaknya harus masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD). Namun keberadaan JKN membuatnya lebih tenang karena tidak lagi khawatir dengan biaya perawatan.

‎“Kalau tidak ada program JKN, saya tidak bisa bayangkan berapa besar biaya yang harus dikeluarkan saat itu,” katanya.

‎Dari hasil pemeriksaan, dokter menyatakan Jumiati menderita malaria dan disarankan menjalani rawat inap karena kondisinya yang lemah. Selama tiga hari dirawat, kondisi kesehatan sang anak berangsur membaik.

‎Nella pun bersyukur atas pelayanan yang diterimanya. Ia menilai, meski sebagai peserta JKN, anaknya tetap mendapat perhatian penuh dari dokter dan perawat.

‎“Pelayanan di rumah sakit sangat memuaskan. Dokter dan perawat ramah serta selalu memberikan penjelasan detail tentang kondisi anak saya. Puji Tuhan, setelah perawatan intensif, kesehatan anak semakin membaik,” ucapnya.

‎Baginya, program JKN tidak hanya meringankan beban biaya, tetapi juga memberi ketenangan batin karena keluarga bisa berobat tanpa menunda akibat kendala finansial.

‎“Kesehatan itu aset paling berharga, apalagi bagi anak-anak,” ujarnya.

‎Di akhir, Nella mengingatkan masyarakat agar tidak lupa membayar iuran rutin agar program JKN tetap berjalan dan bermanfaat luas. Ia juga berharap BPJS Kesehatan terus meningkatkan mutu layanan.

‎“Kita tidak tahu kapan sakit datang, tapi dengan JKN saya merasa lebih siap. Program ini sudah menjadi penolong yang menyelamatkan anak saya. Semoga terus ada ke depannya, supaya tidak ada lagi anak-anak kehilangan kesempatan sembuh karena biaya,” pungkasnya.

‎PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *