MANOKWARI, cahayapapua.id- Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat, Kombes Pol Arief Bahtiar, berharap kemitraan antara Direktorat Lalu Lintas Polda Papua Barat dan mitra media dapat terus terjalin dengan baik serta saling mendukung dalam setiap pelaksanaan kegiatan.
Hal tersebut disampaikannya dalam agenda ngopi bareng sekaligus silaturahmi bersama rekan-rekan media yang digelar pada Senin (26/1/2026) malam.
Menurutnya, kerja sama yang baik antara kepolisian dan media sangat dibutuhkan untuk mendukung seluruh kegiatan Ditlantas Polda Papua Barat bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) jajaran di seluruh Polres.
“Semoga apa yang kita lakukan malam ini bisa mempererat hubungan silaturahmi kepolisian, khususnya Polda Papua Barat, dengan rekan-rekan media sehingga harapan kita bersama, khususnya berkaitan dengan Kamseltibcarlantas, dapat terwujud serta mendukung program-program Direktorat Lalu Lintas Polda Papua Barat bersama Satlantas jajaran Polres,” ujar Kombes Pol Arief Bahtiar.
Ia juga berharap kemitraan yang telah terjalin dapat semakin diperkuat dalam membantu menginformasikan serta mengedukasi masyarakat Papua Barat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas.
“Budaya tertib lalu lintas merupakan cerminan dari peradaban suatu daerah,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kecelakaan lalu lintas merupakan persoalan serius karena terjadi setiap hari dan dapat menimpa siapa saja.
“Jika dibandingkan dengan berbagai peristiwa besar seperti wabah penyakit, bencana, maupun konflik, korban kecelakaan lalu lintas justru terus terjadi secara berulang dan konsisten,” ungkapnya.
Oleh karena itu, diperlukan perhatian serta kerja bersama yang berkelanjutan dari seluruh pihak untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
DirLantas berharap setiap tahun dapat terjadi perubahan dan perbaikan, sekecil apa pun, dalam upaya menurunkan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di wilayah Papua Barat.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polda Papua Barat masih tergolong tinggi dan bahkan masuk dalam lima besar nasional.
“Kondisi ini menjadi perhatian serius dan membutuhkan dukungan dari semua pihak,” katanya.
Menurutnya, tanpa peran aktif rekan-rekan media serta seluruh elemen masyarakat, upaya menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas tidak akan berjalan maksimal.
“Setiap pelanggaran, sekecil apa pun, berpotensi menjadi penyebab terjadinya kecelakaan yang dapat mengakibatkan luka berat hingga meninggal dunia,” tegasnya.
DirLantas Polda Papua Barat berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat demi mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Papua Barat.
PSR-CP
