Pemuda Katolik Papua Barat Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah Daerah

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id- Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Papua Barat menggelar Musyawarah Komisariat Daerah (Muskomda) di Hotel Valdos, Manokwari, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini menjadi forum evaluasi kinerja organisasi sekaligus penetapan arah gerak Pemuda Katolik Papua Barat ke depan.

Ketua Pemuda Katolik Papua Barat, Yustina Ogoney, mengatakan Muskomda merupakan agenda penting organisasi dalam menilai pelaksanaan program kerja serta merumuskan strategi menghadapi tantangan pembangunan di Papua Barat.

Ia menegaskan, Pemuda Katolik diharapkan tetap konsisten menjalankan peran sosial dan kebangsaan, serta mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong yang diwakili Pastor Moderator Ishak Bame, dalam sambutannya menekankan pentingnya iman dan identitas dalam setiap gerak kader Pemuda Katolik. Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus menjadi dasar dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.

“Pemuda Katolik memiliki tanggung jawab kepada Tuhan dan kepada negara. Jika terdapat praktik yang tidak sejalan dengan ajaran Gereja, maka harus dikoreksi dan diperbaiki,” ujarnya.

Pastor Ishak juga menegaskan bahwa kepemimpinan yang dibangun ke depan harus melalui proses yang jujur dan matang, dengan orientasi pada pelayanan, bukan semata-mata pada jabatan.

Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Papua Barat, Lamek Dowansiba, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa dinamika dalam organisasi merupakan hal yang wajar dan harus dikelola secara dewasa dan bertanggung jawab.

Ia menyebutkan, organisasi dibentuk dan diuji oleh manusia, sehingga kepemimpinan akan terlihat dari integritas serta kemampuan menyatukan perbedaan untuk kepentingan bersama.

Sekretaris Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat, Ferdinand Pihwi, yang mewakili Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, mengajak Pemuda Katolik untuk tidak sekadar menjadi pelengkap dalam struktur kepemudaan daerah.

Menurutnya, organisasi kepemudaan harus mampu memberikan nilai tambah melalui gagasan dan solusi yang dapat menjadi rujukan kebijakan pemerintah daerah.

Pemerintah daerah, kata Ferdinand, menantikan kontribusi nyata serta pemikiran kritis Pemuda Katolik dalam menjawab berbagai persoalan di Papua Barat.

Muskomda ini diharapkan menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus pengujian konsistensi gerakan Pemuda Katolik Papua Barat dalam menjawab tantangan sosial dan kebangsaan.

Kegiatan Muskomda turut dihadiri Anggota DPRK Manokwari Yan Karmadi, Tenaga Ahli Bupati bidang Agama Katolik Fabianus Nambu, Ketua KNPI Papua Barat Sammy Saiba, Bimas Katolik Kemenag Papua Barat Rizal Hugo, Ketua WKRI Papua Barat, serta perwakilan Kodam, Polda, dan tamu undangan lainnya.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *