MANOKWARI, cahayapapua.id- Pemerintah Kabupaten Manokwari, terus memacu untuk penyelesaian dua Proyek Strategis yakni Pembangunan Pasar Sanggeng dan Ruang Terbuka Publik (RTP).
Dua Proyek tersebut ditargetkan untuk penyelesaian pada akhir Oktober atau awal November 2025, dengan dijadwalkan peresmian berlangsung pada 8 November mendatang.
Plt. Kepala Dinas PUPR Manokwari, Albertus mengatakan pekerjaan di Pasar Sanggeng kini telah memasuki tahap pemasangan pagar di area proyek untuk mendukung percepatan aktivitas di lapangan.
”Jadi proyek ini tidak hanya mencakup pagar, tetapi juga bangunan pelengkap lainnya agar pasar dapat segera difungsikan, “ujar Albertus kepada media di Manokwari, Senin (28/7/2025)
Menurut Albertus, evaluasi rutin terus dilakukan, dan untuk mengejar progres, jam kerja ditambah hingga malam hari bahkan hingga pukul 12 malam atau dini hari jika diperlukan. Penambahan tenaga kerja juga menjadi strategi percepatan.
”Di Pasar Sanggeng, saat ini sudah ada sekitar 60 tukang, dan jumlah ini akan terus bertambah hingga sekitar 200 orang. Para pekerja dibagi dalam divisi-divisi berbeda agar pekerjaan berjalan secara paralel, “Katanya.
Sementara itu, di RTP Borarsi, sejumlah pekerjaan fisik juga terus dikebut. Beberapa di antaranya meliputi pembangunan pagar, tribun VVIP dan VIP, gapura utama, ruang GM, instalasi elektrikal, penataan lanskap, serta pengaspalan area.
”Untuk jumlah pekerja di RTP Borarsi sendiri, saat ini sekitar 30 orang dan ditargetkan mencapai 100 orang. Proyek ini memiliki pagu anggaran sekitar Rp26 miliar,”tambahnya
Lebih lanjut, dalam proses pembangunan dua proyek ini juga melibatkan pendampingan dari Kejaksaan Negeri Manokwari sesuai dengan arahan Bupati Manokwari.
”Hal ini dilakukan untuk memastikan tata kelola dan pelaksanaan berjalan transparan dan sesuai aturan,”pungkasnya.
Albertus juga berharap seluruh pekerjaan selesai tepat waktu agar fasilitas ini segera bisa difungsikan untuk kepentingan masyarakat.
PSR-CP











