MANOKWARI, cahayapapua.id- Sebanyak 36 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Provinsi Papua Barat menjalani pelatihan intensif jelang upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang akan dilaksanakan pada 17 Agustus mendatang di halaman Kantor Gubernur Papua Barat.
Pelatihan yang berlangsung di Lapangan BPMP Papua Barat, tersebut telah mencapai 70 persen kesiapan. Para peserta berasal dari enam kabupaten, dan menjalani pelatihan penuh dibawah bimbingan pelatih dari Polda Papua Barat serta Polresta Manokwari.
“Mereka semua tinggal di asrama BPMP sebagai home base. Peserta berasal dari tujuh kabupaten, namun satu kabupaten tidak dapat mengirimkan wakilnya karena kendala anggaran,” kata Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Papua Barat, Yakobus Ayomi, Senin (28/7/2025).
Yakobus mengatakan, pihaknya menargetkan kesiapan mencapai 100 persen pada minggu depan sebelum digabungkan dengan pasukan 45 dari unsur TNI dan Polri.
Latihan berlangsung setiap hari mulai pukul 07.30 WIT hingga 17.00 WIT. Selain materi baris-berbaris dan formasi, peserta juga mendapat pembinaan fisik dan kedisiplinan.
Adapun rincian peserta yakni dari Kabupaten Kaimana (1 orang), Fakfak (3 orang), Manokwari Selatan (2 orang), Teluk Bintuni (2 orang), Teluk Wondama (2 orang), dan sisanya dari Kabupaten Manokwari. Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) tidak dapat mengirimkan wakil karena keterbatasan anggaran.
Salah satu pelatih menyebutkan bahwa mayoritas peserta telah memiliki dasar PBB yang baik, sehingga hanya butuh waktu tiga hari untuk mematangkan baris-berbaris dasar.
“Kini kami sudah masuk ke tahap latihan formasi pasukan delapan dan pemantapan pengerek bendera,” ujarnya.
Meski demikian, terdapat tantangan dalam menyamakan ritme langkah antara Paskibraka yang menggunakan langkah pelan dan pasukan 45 dari TNI/Polri yang biasa dengan langkah cepat.
PSR-CP










