Papua Barat Raih UHC Award BPJS Kesehatan, Peringkat 4 Nasional!

JAKARTA, cahayapapua.id- Provinsi Papua Barat kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pelayanan kesehatan. Papua Barat berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) Award BPJS Kesehatan Tahun 2026 kategori Utama, sekaligus menempati peringkat keempat nasional tingkat provinsi se-Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi BPJS Kesehatan kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil mencapai dan mempertahankan cakupan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Secara nasional, BPJS Kesehatan mencatat sebanyak 31 pemerintah provinsi serta 397 pemerintah kabupaten dan kota menerima penghargaan pada ajang UHC Awards Tahun 2026.

Penghargaan UHC Award tersebut diterima langsung oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dalam acara penganugerahan di Jakarta, Selasa (27/1/2026). Acara penganugerahan ini turut disaksikan dari Kantor BPJS Kesehatan Cabang Manokwari.

Penghargaan UHC Awards diberikan berdasarkan kriteria penilaian yang telah ditetapkan BPJS Kesehatan. Untuk kategori Utama, pemerintah daerah harus memenuhi sejumlah indikator, di antaranya cakupan kepesertaan JKN minimal 99 persen, tingkat keaktifan peserta minimal 95 persen, serta penduduk yang didaftarkan oleh pemerintah daerah pada segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda minimal 18 persen dari total jumlah penduduk, kecuali tingkat keaktifan telah mencapai 100 persen. Selain itu, daerah juga harus berstatus UHC Prioritas Kabupaten/Kota serta memastikan pembayaran iuran PBPU Pemda lunas hingga September 2025.

Capaian ini menandai keberhasilan Papua Barat dalam memperluas akses jaminan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. Saat ini, seluruh kabupaten di Provinsi Papua Barat telah berstatus UHC Non Cut Off, sehingga masyarakat dapat langsung memperoleh layanan kesehatan sejak terdaftar sebagai peserta JKN tanpa kendala administratif.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menyampaikan bahwa capaian UHC merupakan wujud nyata komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi Papua Barat, pemerintah kabupaten, serta BPJS Kesehatan dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang adil dan merata.

“Capaian UHC ini adalah bukti komitmen kita bersama dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat di Provinsi Papua Barat,” ujar Dominggus.

Komitmen tersebut tercermin dari capaian kepesertaan JKN Papua Barat yang sepanjang periode 2025 hingga 2026 tercatat stabil dan konsisten berada di atas 98 persen.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menegaskan bahwa capaian UHC mencerminkan keberhasilan kolaborasi lintas sektor dalam menjamin hak dasar masyarakat atas layanan kesehatan.

“Hingga 31 Desember 2025, jumlah kepesertaan Program JKN telah mencapai 282,7 juta jiwa atau lebih dari 98 persen dari total penduduk Indonesia, dengan tingkat kepesertaan aktif sebesar 81,45 persen. Capaian ini bahkan melampaui target nasional RPJMN Tahun 2025-2029,” tegas Ghufron.

Menurutnya, peran kepala daerah sangat menentukan keberhasilan Program JKN, terutama dalam mendorong penduduk untuk terdaftar serta memastikan keberlangsungan kepesertaan aktif melalui dukungan kebijakan dan penganggaran daerah.

Sebagai bentuk apresiasi, UHC Awards Tahun 2026 diberikan dalam tiga kategori, yakni Utama, Madya, dan Pratama. Penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi daerah lain untuk terus mempercepat perluasan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

“Capaian ini bukanlah akhir, melainkan fondasi awal dalam menjaga keberlanjutan Program JKN sebagai gotong royong seluruh anak bangsa. Dengan sinergi yang terus diperkuat, perlindungan kesehatan masyarakat Indonesia dapat terjaga secara berkesinambungan,” pungkas Ghufron.

 

 

PSR-CP