MANOKWARI, cahayapapua.id- Operasi Zebra Mansidam 2025 resmi berakhir pada 30 November lalu. Kasat Lantas Polresta Manokwari, Iptu Nurfah Tanjong, Senin (1/12/2025), menyampaikan bahwa operasi yang berlangsung selama dua minggu, sejak 17 hingga 30 November tersebut, mencatat sejumlah temuan penting terkait pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Menurutnya, meski operasi bertujuan menekan angka kecelakaan menjelang Natal dan Tahun Baru, data justru menunjukkan peningkatan insiden dibandingkan tahun sebelumnya.
“Angka kecelakaan ini masih cukup tinggi, padahal kita sudah lakukan berbagai langkah pencegahan,” ujarnya.
Selama Operasi Zebra, kepolisian melakukan total 412 penindakan, terdiri dari 117 tilang dan 295 teguran terhadap berbagai pelanggaran lalu lintas.
Pada periode yang sama, tercatat 11 kasus kecelakaan dengan rincian tiga korban meninggal dunia, tujuh mengalami luka berat, dan 22 lainnya luka ringan.
Kasat Lantas menjelaskan bahwa kecelakaan umumnya dipicu kelalaian pengendara, seperti berkendara dalam keadaan mabuk, melaju dengan kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali, serta kondisi jalan licin akibat curah hujan yang meningkat sejak Oktober hingga Desember. Menurutnya, faktor-faktor tersebut sering dianggap sepele, tetapi dapat menimbulkan fatalitas.
Ia mengimbau seluruh pengendara, baik roda dua maupun roda empat, untuk meningkatkan kewaspadaan. Pemeriksaan kondisi kendaraan mulai dari rem hingga lampu harus dilakukan sebelum berkendara. Selain itu, penggunaan helm juga wajib diperhatikan.
“Helm ini sangat vital, bisa menyelamatkan nyawa ketika terjadi kecelakaan,” tegasnya.
Selain penindakan, kepolisian juga telah melakukan berbagai upaya edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat. Namun demikian, tingginya angka kecelakaan dinilai perlu menjadi perhatian bersama.
Iptu Nurfah Tanjong turut meminta dukungan dari semua pihak, baik itu media dan masyarakat untuk menekan potensi kecelakaan, terutama menjelang masa libur akhir tahun.
“Kami berharap kerja sama dari semua pihak. Ini bukan hanya tugas kami, tetapi tanggung jawab bersama agar angka kecelakaan bisa turun,” tutupnya.
PSR-CP










