Identitas Asli Dikembalikan, Dua Distrik di Manokwari Resmi Berganti Nama ‎

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id- Kabupaten Manokwari resmi mengembalikan identitas asli dua distrik dengan menetapkan nama baru yang berakar pada sejarah dan budaya lokal.

‎Distrik Manokwari Timur kini berganti nama menjadi Distrik Mnuhayam Doreh, sedangkan Distrik Tanah Rubuh menjadi menjadi Distrik Syeiti Udongbou.

‎Perubahan nama ini disahkan melalui rapat khusus bersama pemerintah daerah, DPRK Khusus, Akademisi, tokoh adat, dan perwakilan masyarakat, Kamis (18/9/2025), di Ruang Sasana Karya, Kantor Bupati Manokwari. Kesepakatan ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh seluruh pihak terkait.

‎Dalam arahannya, Bupati Manokwari Hermus Indou menegaskan bahwa perubahan nama ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan langkah untuk mengembalikan jati diri masyarakat kepada akar sejarah dan budaya setempat.

‎“Kalau sebuah bangsa atau masyarakat kehilangan akar, maka tidak ada pertumbuhan dan tidak ada buah yang bisa dihasilkan. Karena itu mari kita kembalikan diri kita kepada sejarah dan budaya kita, sehingga pembangunan di Manokwari dapat tumbuh lebih baik,” tegas Hermus.

‎Ia menekankan, keputusan ini merupakan bagian dari proses transformasi di Kabupaten Manokwari. Pemerintah bersama masyarakat bersepakat meninggalkan bayang-bayang kolonialisme dengan kembali menggunakan nama-nama asli yang mencerminkan identitas serta kebersamaan.

‎Hermus menambahkan bahwa rapat khusus ini juga menjadi momentum penting bagi dua suku besar di Manokwari, yakni Suku Arfak dan Suku Doreri, yang menyatakan dukungan penuh terhadap penamaan baru tersebut. Menurutnya, dukungan itu merupakan simbol kebersamaan sekaligus komitmen membangun peradaban baru di Kabupaten Manokwari.

‎“Apresiasi juga kepada para narasumber yang telah membuka wawasan peserta melalui kajian antropologis, filosofis, dan hukum yang kuat,” pungkas Hermus.

‎PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *