Gagal WTP, DPRD Harap Pemkab Manokwari Evaluasi Kebijakan Keuangan

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manokwari meminta pemkab menata kembali kebijakan pembangunan daerah. DPRD menilai banyak kebijakan daerah yang tidak sinkron hingga pembangunan berjalan tak simultan.

Hal ini menjadi poin sentral DPRD yang disampaikan pada masa Sidang II tahun 2024, Senin (26/8/2024).

Wakil Ketua II DPRD Manokwari, Bons Rumruren mengatakan berdasarkan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Manokwari tahun 2023 terjadi banyak kemajuan. Namun di samping beberapa catatan juga perlu menjadi perhatian.

“Salah satunya opini WTP yang belum kita capai. 2023 kita hanya meraih WDP. Ini menjadi catatan pemerintah daerah Manokwari dan evaluasi ke depan. Harus dilakukan perbaikan tata kelolah keuangan daerah sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah,” jelasnya.

Dalam proses pembangunan kata dia, dibutuhkan kolaborasi dan harmonisasi untuk mencapai arah kebijakan keuangan yang lebih baik.

“Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini kita dihadapkan dengan agenda suksesi keanggotaan DPRD kabupaten manokwari, yang memaksa pemerintah daerah Manokwari untuk melakukan penyesuaian anggaran melalui peraturan kepala daerah,” ujar Bons.

Lanjutnya, guna merespon dampak yang terjadi saat ini, DPRD Manokwari mendorong pemerintah untuk menata kembali kebījakan pembangunan di 2024. Salah satunya fokus pada pemulihan ekonomi.

“Untuk itu, saya mengajak semua pihak baik pemerintah daerah maupun DPRD agar tetap bergandeng tangan dengan komitmen yang sungguh untuk dapat melaksanakan seluruh proses pembahasan yang harus dicermati dan diteliti, hingga akan melahirkan catatan dan rekomendasi terkait keuangan yang sudah dilaksanakan di tahun anggaran 2023, karena akan selaras dengan peraturan dan ketentuan dari pemerintah pusat,” paparnya.

Bons mengharapkan agar penetapan peraturan daerah pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2023 bisa dilaksanakan dengan cepat agar selanjutnya dapat segera dilaksanakan.

“Maka dari itu, apa yang telah kita peroleh jangan dijadikan beban akan tetapi jadikanlah sebagai motivasi untuk selalu berinovasi guna menghasilkan kerja dan karya yang lebih baik lagi ke depannya,” harapnya.

 

PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *