Dua Menu MBG di Manokwari Terbukti Tercemar Bakteri, Tak Layak Konsumsi ‎

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id- Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Manokwari mendapat sorotan serius setelah hasil uji laboratorium Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Manokwari menemukan dua jenis menu yang disajikan kepada siswa dinyatakan tidak layak konsumsi.

‎Plt. Kepala Dinas Kesehatan Manokwari, Marten Rantetampang, menjelaskan hasil pemeriksaan menunjukkan makanan yang dikonsumsi siswa mengandung bakteri berbahaya. Bakteri tersebut berpotensi menghasilkan racun apabila makanan dibiarkan terlalu lama sebelum dimakan.

‎“Dari analisa bersama tim, besar kemungkinan makanan dimasak lalu didistribusikan ke sekolah melewati batas waktu aman, yakni lebih dari enam jam. Saat dikonsumsi, bakteri sudah berkembang dan menimbulkan gejala keracunan pada siswa,” jelas Marten kepada Media di Manokwari, Sabtu (24/8/2025).

‎Temuan ini langsung memicu evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola dapur MBG, terutama terkait manajemen waktu distribusi. Keterlambatan dalam rantai produksi hingga konsumsi dinilai sebagai faktor utama munculnya kasus tersebut.

‎Sebagai langkah pencegahan, pemerintah daerah menegaskan bahwa seluruh dapur penyedia MBG wajib mendapat rekomendasi dari Dinas Kesehatan sebelum beroperasi. Dengan begitu, pengawasan standar keamanan pangan bisa dilakukan lebih ketat.

‎“Dapur MBG harus dibina dan diketahui keberadaannya oleh Dinas Kesehatan, agar kasus serupa tidak kembali terjadi,” tegas tim investigasi.

‎PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *