MANOKWARI, cahayapapua.id- Pemerintah melalui Perum Bulog Cabang Manokwari kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) beras kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di enam kabupaten di Papua Barat. Penyaluran kali ini akan menyentuh 55.300 KPM.
Kepala Perum Bulog Cabang Manokwari Armin Bandjar mengatakan, pagu bansos beras di Bulog Manokwari sebanyak 553 ton untuk 55.300 KPM. Jumlah ini akan diberikan kepada enam kabupaten yaitu Kabupaten Manokwari, Pegunungan Arfak, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Teluk Wondama dan Tambrauw.
“Jadi Kita sudah mendapat perintah untuk memulai kembali penyaluran bansos beras. Dan hari ini Kita mulai salurkan. Kemudian penyaluran bansos di tanah Papua ini pendistribusian dilakukan oleh PT Yasa Artha Trimanunggul (YAT),” kata Armin, Selasa (20/2/2024)
Armin menyampaikan, usai dilaksanakannya Pemilu, Bulog memfokuskan penyaluran di Kabupaten Manokwari dengan target 22.115 KPM atau 221.150 kg beras. Namun sebelumnya penyaluran sudah dilakukan kepada 8.000 KPM atau 80 ton beras di daerah tersebut.
Armin juga menjelaskan, bansos beras merupakan salah satu instrumen pemerintah sebagai upaya untuk stabilisasi harga beras di pasaran yang mengalami kenaikan karena belum masuk musim panen.
“Sehingga kita Bulog mendapat penugasan untuk menyalurkan bansos beras selama tiga bulan dari Januari-Maret. Masyarakat yang menjadi KPM memperoleh bantuan 10 kg beras dari cadangan beras pemerintah (CBP).
Armin menambahkan, selama penyaluran bansos beras atau bantuan pangan di wilayahnya tidak terdapat kendala yang berarti. Dikarenakan sebagian besar wilayah dapat dijangkau dengan kendaraan darat.
“Semua terjangkau untuk jalur daratnya, hanya di Teluk Wondama yang menggunakan kapal. Tapi penyaluran di wilayah tersebut tetap aman-aman saja, tidak ada kendala berarti,” ujarnya.
PSR-CP











