MANOKWARI, cahayapapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou menghadiri rapat paripurna DPRD Manokwari tentang pembahasan KUA-PPAS untuk APBD 2024, di Gedung DPRD Manokwari, Kamis (16/11/2023). Hermus mengatakan, APBD 2024 mengacu pada program yang berbasis pada efisiensi dan efektivitas anggaran.
Dalam pembahasan KUA-PPAS, total pendapatan Kabupaten Manokwari tahun 2024 diproyeksikan sebesar Rp1.459.831.105.669 atau Rp1,4 triliun lebih. Angka ini merupakan cerminan kegiatan yang menitikberatkan pada program prioritas.
“Kebijakan umum anggaran (KUA) dan PPAS ini dibuat untuk memberikan gambaran asumsi yang berkembang saat ini dibandingkan dengan KUA tahun anggaran sebelumnya dan juga untuk memberikan acuan dalam penyusunan APBD tahun anggaran 2024,” jelasnya.
Lanjut Hermus, perincian kebijakan umum APBD Manokwari tahun anggaran 2024 terkait dengan pendapatan asli daerah (PAD) diperkirakan sampai dengan akhir 2024 dapat tercapai sebesar Rp127.873.224.675 (Rp127 miliar).
“Dan untuk pendapatan transfer Kabupaten Manokwri pada tahun 2024 diproyeksikan sebesar Rp1.331.975.880.994 atau mengalami penurunan sebesar 5,66% dari alokasi tahun sebelumnya,“ ujar Hermus.
Sedangkan kebijakan belanja, dari total belanja APBD Manokwari tahun anggaran 2024 direncanakan sebesar Rp1.418.141.105.669
“Belanja daerah pada APBD tahun 2024 ini kemudian teridiri dari belanja operasi, yang dilokasikan sebesar Rp.772.941.110.182 miliar, belanja modal, dialokasikan sebesar Rp.441.716.197.287, belanja tidak terduga tahun 2024 dialokasikan sebesar Rp. 2.000.000.000 dan untuk belanja transfer tahun 2024 dialokasikan sebesar Rp. 201.483.798.200,” tuturnya
Hermus juga berharap Pembahasan dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu demi suksesnya Kabupaten Manokwari.
“Semoga ini bisa menjadi upaya kita mewujudkan percepatan kesejahteraan masyarakat Manokwari melalui pembangunan yang merata dan berkeadilan serta mewujudkan kemandirian fiskal yang berkelanjutan, “ungkap Hermus
Ketua DPRD Kabupaten Manokwari, Yustus Dowansiba mengungkapkan penyampaian dan pembahasan rancangan APBD tahun 2024 Kabupaten Manokwari merupakan bagian kegiatan pemerintahan yang sangat penting. Ia berharap APBD menghasilkan rumusan yang berpihak pada rakyat.
“Oleh sebab itu dalam pembahasan nanti saya berharap mari kita sama-sama tentukan persepsi demi kebersamaan keberhasilan pembangunan Kabupaten Manokwari menuju kabupaten yang sejahtera agama yang adil dan makmur, “ ucap Yustus.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan di Kabupaten Manokwari adalah peran dan tanggung jawab antara semua lembaga pemerintahan yang didasarkan pada tugas serta kewajiban masing-masing. Ini juga tidak lepas dari peran serta semua elemen pemerintahan dan masyarakat.
PSR-CP










