Wabup Mugiyono Minta Bantuan Pusat, RSUD Manokwari Masih Banyak Kekurangan ‎ ‎

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id- Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari menerima kunjungan kerja Komisi IX DPR RI di Kabupaten Manokwari, Rabu (28/5/2025)

‎Tepatnya di RSUD Manokwari, Komisi IX DPR RI, yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh melihat kebutuhan mengenai kondisi fasilitas dan layanan kesehatan serta peralatan medis yang tersedia di RSUD Manokwari sebagai Rumah Sakit Tipe C.

‎Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono mengatakan kunjungan tersebut untuk meninjau kekurangan yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari

‎”Dari hasil peninjauan yang dilakukan bersama Komisi IX DPR RI terdapat banyak sekali kekurangan atau kebutuhan di RSUD Manokwari. Dan kekurangan ini yang kemudian menjadi kendala bagi kami, khususnya RSUD dalam melayani masyarakat, “ujar Mugiyono

‎Namun dengan adanya kunjungan kerja sekaligus peninjauan oleh Komisi IX DPR RI, Pemkab Manokwari berharap ada bantuan dari Pemerintah Pusat untuk mengatasi kendala yang ada di RSUD Manokwari.

‎”Tadi melalui Direktur rumah sakit kita telah mengajukan proposal kepada Kementerian Kesehatan untuk kebutuhan mendesak juga kekurangan yang ada di RSUD Manokwari, “Tuturnya

‎Ia mengatakan penyediaan fasilitas ini sangat penting terutama adanya kasus yang menonjol yang kemudian menjadi perhatian di RSUD Manokwari yakni angka kematian bayi lebih besar dibandingkan ibunya.

‎Sementara itu, Direktur RSUD Manokwari, drg. Yannie Febby Martina Lefaan mengatakan RSUD Manokwari menghadapi tantangan finansial karena belum memiliki profit dan bergantung pada dukungan pemerintah daerah.

‎”Anggaran operasional termasuk digitalisasi layanan telah diprioritaskan, namun RSUD masih kesulitan mandiri karena tipe rumah sakit yang lebih rendah dibandingkan tindakan yang dilakukan. RSUD Manokwari dengan Tipe C harus menangani kasus tipe B, “ucapnya.

‎Ia menyampaikan yang menjadi kendala adalah ketiadaan Rumah sakit dengan Tipe A dan B. Sehingga semua rujukan dialihkan ke RSUD Manokwari dengan Tipe C.

Sedangkan biaya yang diberikan BPJS Kesehatan itu masih mengacu pada tipe C, meskipun tindakan yang dilakukan tipe A dan B. Hal ini yang kemudian menyebabkan adanya selisih anggaran.

‎”Jadi harapan kami, dengan apa yang telah kami sampaikan melalui Komisi IX DPR RI, ada pertimbangan lebih dari Pemerintah untuk meningkatkan layanan kesehatan,”Pungkas Yannie

‎Ia menambahkan dengan adanya kunjungan dari Komisi IX DPR RI, Pihaknya akan memperjuangkan peningkatan status dan dukungan terhadap RSUD Manokwari. Sehingga peningkatan kesehatan menjadi lebih layak dan bermutu bagi masyarakat di Kabupaten Manokwari

PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *