Hermus Indou Ingatkan Penanganan Stunting di Manokwari Mesti Sentuh Dua Hal Ini

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id—Bupati Manokwari Hermus Indou mengingatkan, perangkat daerah dan jajarannya memaksimalkan penanganan stunting dengan mengidentifikasi masalah substansi dan struktural.

Masalah substantif adalah masalah di internal (keluarga), terutama keluarga yang terdampak stunting. Sedangkan masalah struktural adalah terkait dengan kebijakan pemerintah. Apakah sudah fektif dan efisien atau tidak.

Kata Bupati Hermus, permasalah substansi menyangkut dua masalah yang , hadapi.yakni masalah yang bersifat sensitif dan spesifik.

“Yang besifat sensitif itu berkaitan dengan pola asuh, perkawinan di usia dini dan lainnya. Bersifat spesifik itu seperti kondisi lingkungan sekitar seperti rumah yang bagus, sanitasi bagus dan internet yang baik,”  kata Hermus saat memimpin rapat koordinasi penanganan stunting, Kamis (8/8/2023).

Hermus Indou menegaskan,  masalah sensitif seperti rumah, air bersih, toilet dan lain-lain harus ditangani tuntas. Sedangkan untuk permasalahan struktural mesti ditangai melalui kerja-kerja yang terkoodinir.

“OPD tidak bisa tangani sendiri, puskesmas juga tidak bisa kerja sendiri, ini mengapa kita kerja harus terkoordinir. Karena masalah struktural ini juga terkait dengan masalah data,” ujarnya

Hermus meminta, TP PKK, Dinas Kesehatan, serta seluruh Puskesmas, dan ahli gizi harus bertanggung jawab atas masalah substantif, khusus yang bersifat sensitif.

“OPD yang lain selama ini bias, kita hanya menyediakan air bersih bukan untuk mereka yang terkena stunting, bangun toilet juga bukan untuk mereka yang stunting,“ tukasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hermus Indou memerintahkan Bappeda dan dinas terkait turun dan melihat secara langsung sisa penderita stunting yang tercatat mencapai 135 kasus.

“Kalau kita perlu membangun toilet untuk mereka. kita bangun. Kalau rumah mereka rusak itu nanti karena tidak mungkin sentuh semuanya, kita juga tidak punya uang yang cukup. Tapi minimal kita perbaiki yang krusial yang berdampak kepada mereka untuk kemudian status kesehatan mereka,” ungkap Hermus Indou.

Rapat koordinasi penanganan stunting ini turut dihadiri, Sekda Ketua TP PKK, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas P3A dan KB, Kepala Dinas Sosial, Kepala Puskesmas seManokwari dan Petugas Gizi. (PSR-CP)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *