Pria 20 Tahun Diduga Jadi Korban Penikaman di Sanggeng, Polisi Lakukan Penyelidikan

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id- Peristiwa penikaman terjadi di wilayah Sanggeng, Manokwari, Selasa (31/3/2026) dini hari. Seorang pria berinisial YIM (20) dilaporkan menjadi korban dalam kejadian tersebut.

‎Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIT. Korban diketahui merupakan warga yang berdomisili di kompleks Sanggeng.

‎Dari informasi yang dihimpun, korban diduga mengalami luka akibat senjata tajam.

‎Setelah menerima laporan dari warga, Unit Identifikasi Polresta Manokwari langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP sekaligus mengevakuasi korban.

‎Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari guna menjalani visum.

‎Kapolsek Kota Manokwari, AKP Hanny Jermias Salamena, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.

‎“Terkait kejadian tadi subuh sekitar pukul 04.00, kasus ini masih kami dalami. Korban berinisial YIM, warga kompleks Sanggeng,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, sejak dini hari aparat kepolisian telah melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk mengungkap peristiwa tersebut.

‎“Sejak subuh kami sudah melaksanakan penyelidikan guna mengungkap kejadian ini,” katanya.

‎Kapolsek mengimbau kepada keluarga korban dan masyarakat di wilayah Sanggeng untuk tetap menahan diri serta tidak terprovokasi.

‎Ia juga meminta agar seluruh pihak menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada kepolisian.

‎“Kami menghimbau kepada seluruh keluarga korban dan masyarakat Sanggeng untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian,” jelasnya.

‎Menurutnya, pihak kepolisian akan bekerja secara maksimal untuk mengungkap pelaku dalam kasus tersebut.

‎“Biarkan polisi bekerja dan bertanggung jawab secara maksimal dalam mengungkap kasus ini,” tegasnya.

‎Hingga saat ini, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengetahui motif serta pelaku di balik kejadian tersebut.

 

PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *