MANOKWARI, cahayapapua.id- Bursa pencalonan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat mulai menghangat. Mantan Bupati Manokwari Selatan dua periode, Markus Waran, memastikan diri siap maju dalam kontestasi tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Waran kepada wartawan di Mansinam Beach Hotel, Manokwari, Senin (30/3/2026).
“Saya memang melihat di media sosial ada beberapa putra terbaik mencalonkan diri dalam bursa calon Ketua KONI Papua Barat. Saya sendiri siap mencalonkan diri sebagai calon ketua KONI,” ujarnya.
Waran mengaku belum banyak memberikan tanggapan lebih lanjut, namun optimistis dengan pengalaman panjang yang dimilikinya di bidang olahraga.
Ia diketahui pernah memimpin KONI Kabupaten Manokwari Selatan selama empat tahun, serta menjabat Ketua Persatuan Olahraga Selam Indonesia (POSSI) Papua Barat selama kurang lebih 10 tahun hingga saat ini.
“Secara pribadi, saya siap mengabdi untuk negeri, siap bertarung, dan siap maju sebagai calon Ketua KONI. Kalau yang lain ada dukungan, saya siap maju dengan keyakinan diri sendiri,” katanya.
Waran menegaskan bahwa KONI sebagai induk organisasi olahraga memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang menjadi dasar dalam proses penjaringan dan pemilihan ketua.
Menurutnya, seluruh tahapan harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia juga mengingatkan bahwa terdapat ketentuan dalam organisasi yang mengatur keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam kepengurusan KONI.
“KONI ini punya AD/ART, jadi semua harus mengacu pada itu. Keterlibatan ASN ada batasannya sesuai aturan yang berlaku, sehingga harus dipahami dengan baik oleh setiap calon,” jelasnya.
Lebih lanjut, Waran mengajak semua pihak untuk bersama-sama memikirkan keberlanjutan KONI Papua Barat ke depan agar lebih baik.
Menurutnya, peran KONI sangat penting dalam pembinaan olahraga, pengembangan bakat atlet, serta mengharumkan nama daerah di tingkat nasional, termasuk dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
Ia juga menyarankan agar pelaksana tugas (Plt) Ketua Harian KONI Papua Barat segera membentuk tim penjaringan secara terbuka.
Lebih lanjut, tim tersebut nantinya dapat menjalankan seluruh tahapan sesuai mekanisme, mulai dari penjaringan, rapat kerja hingga pelaksanaan musyawarah provinsi (Musprov).
Waran menambahkan, pelaksanaan tahapan pemilihan perlu segera dilakukan agar roda organisasi dapat berjalan optimal.
Ia juga menyinggung masa jabatan pelaksana tugas yang menurutnya telah diperpanjang, sehingga perlu segera ditindaklanjuti dengan proses definitif.
“Kiranya tahapan ini dapat dilaksanakan dengan baik dan dilaporkan kepada gubernur sebagai pembina, sehingga dapat didukung, termasuk dalam penyediaan anggaran untuk penjaringan, raker, hingga Musprov,” Ucapnya.
Ia berharap seluruh proses dapat berjalan sesuai aturan serta menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa KONI Papua Barat lebih maju.
“Semua ini kita lakukan untuk tujuan yang baik demi kemajuan olahraga di Papua Barat,” tutupnya.
PSR-CP













