BI Papua Barat Gelar Pasar Murah Jelang Idul Fitri di Manokwari ‎

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id- Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Papua Barat kembali menggelar pasar murah bagi masyarakat guna menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mengendalikan inflasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

‎Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

‎Pada Ramadan 2026, Bank Indonesia telah menggelar pasar murah sebanyak empat kali di sejumlah lokasi di Manokwari.

‎Pelaksanaan pasar murah yang keempat digelar di halaman eks Polda Papua Barat, Kamis (12/3/2026), dengan melibatkan sejumlah pihak untuk menyediakan berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat.

‎Dalam kegiatan tersebut, Bank Indonesia menggandeng empat distributor, Perum Bulog, serta lima pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

‎Staf Humas Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat, Christian J. Urbinas, mengatakan kegiatan pasar murah menjadi salah satu langkah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

‎Menurutnya, berbagai komoditas strategis disediakan dalam kegiatan tersebut guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

‎“Ini merupakan pelaksanaan pasar murah yang terakhir dari rangkaian kegiatan yang sudah dilakukan sebanyak empat kali selama Ramadan,” ujar Urbinas.

‎Ia menjelaskan, sebelumnya kegiatan pasar murah telah dilaksanakan di beberapa lokasi, di antaranya di eks Kantor Bank Indonesia di Jalan Merdeka serta di Distrik Manokwari Selatan.

‎Urbinas juga mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak membeli kebutuhan secara berlebihan.

‎Sementara itu, salah satu warga yang turut berbelanja, Rita, mengaku bersyukur dengan adanya kegiatan pasar murah yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia.

‎Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.

‎“Terima kasih untuk Bank Indonesia yang sudah mengadakan pasar murah ini. Biasanya menjelang hari besar keagamaan harga barang naik, tetapi di sini kami bisa mendapatkan dengan harga yang lebih murah,” ungkap Rita.

‎Berdasarkan data di lokasi kegiatan, sejumlah bahan pangan dijual dengan harga terjangkau, di antaranya telur impor dari Surabaya dijual Rp68.000 per rak.

‎Selain itu, minyak goreng merek Filma ukuran 5 liter dijual seharga Rp108.000, beras SPHP ukuran 5 kilogram Rp60.000, serta minyak goreng merek Minyak Kita dijual Rp30.000 untuk kemasan 2 liter.

 

PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *