Aksi Blokade di Makalow, Keluarga Korban Tabrak Lari Nilai Polisi Lamban Ungkap Pelaku

MANOKWARI, cahayapapua.id- Keluarga Marvel Audrei Rumbin, korban tabrak lari yang tewas, kembali turun ke jalan dan memblokade perempatan lampu merah Makalow, Senin (22/12/2025). Aksi ini merupakan bentuk protes atas lambannya penanganan kasus yang hingga kini belum berhasil mengamankan pelaku, meski pihak kepolisian sebelumnya mengaku telah mengantongi identitas tersangka.

Aksi yang berlangsung sejak pagi itu sempat membuat arus lalu lintas lumpuh total. Aparat kepolisian terlihat turun melakukan pengamanan dan pengaturan kendaraan di lokasi. Kapolresta Manokwari kemudian hadir menemui keluarga korban untuk mendengarkan langsung keluhan dan tuntutan mereka.

Dalam pertemuan tersebut, Dian Rumbin, mewakili keluarga dan didampingi kepala suku Flobamora Papua Barat, menyampaikan kekecewaan mendalam atas penanganan perkara. Ia menilai polisi tidak transparan dan tidak menepati janji untuk menangkap pelaku sebelum 40 hari sejak kejadian.

Keluarga mengungkapkan bahwa sebelumnya polisi menyatakan pelaku telah teridentifikasi bahkan disebut berada di sekitar lokasi, tetapi hingga batas waktu itu, tidak ada proses penangkapan. Kondisi ini membuat keluarga merasa pelaku seperti “disembunyikan”, sementara mereka terus hidup dalam duka mendalam.

Dian menegaskan aksi kali ini merupakan aksi kedua. Aksi pertama dilakukan dua minggu setelah pemakaman korban, sebagai bentuk desakan agar kepolisian benar-benar menindaklanjuti janji penanganan kasus.

Ia menambahkan bahwa aksi keluarga tidak bertujuan anarkis, tetapi murni menuntut keadilan. Keluarga juga meminta para saksi memberikan keterangan jujur dan menolak adanya kesaksian palsu yang dapat menghambat penyelidikan.

Keluarga besar Rumbin turut menyinggung penanganan kasus lain kasus mutilasi yang pelakunya berhasil ditangkap dalam waktu 1×24 jam. Mereka mempertanyakan mengapa kasus tabrak lari yang relatif lebih mudah ditangani justru belum menemukan titik terang.

Sementara itu, Yulius, ayah korban, menyampaikan kesedihan dan tekanan mental yang ia alami sepanjang proses pencarian keadilan.

“Kami hanya menuntut keadilan untuk anak kami,” ujarnya singkat.

Ia berharap kepolisian tidak lagi mengulur waktu dan segera menangkap pelaku agar keluarga mendapatkan kepastian hukum.

Keluarga menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga pelaku tabrak lari yang merenggut nyawa Marvel Audrei Rumbin benar-benar ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

 

PSR-CP