MANOKWARI, cahayapapua.id- Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan dan Mohamad Lakotani tiba di bandara Rendani Manokwari, setelah mengikuti retret di Magelang.
Kedatangan Pemimpin Papua Barat tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang telah memadati halaman parkir ruang VIP Bandar Udara Rendani Manokwari, Rabu (5/3/2025)
Tarian dan nyanyian adat menjadi momentum penjemputan pasangan Gubernur dan wakil gubernur Papua Barat juga prosesi adat dilakukan oleh empat suku diantaranya Suku Arfak, Suku Kaimana, Suku Waropen dan Suku Buton, Sulawesi Tenggara.
Selaku Kepala Suku Biak, Petrus Makbon mengatakan prosesi adat yang dilakukan merupakan kesepakatan dari semua suku di Papua Barat.
“Kami sudah sepakat bersama-sama semua kepala suku untuk memberikan perwakilan dari suku-suku untuk melakukan proses adat penjemputan Gubernur dan wakil gubernur di bandara Rendani Manokwari, ” Ujarnya
Ia menyampaikan hal yang sama juga dilakukan kepada Ibu Yuliana Kiriweno (Mandacan) selaku istri Gubernur, dan Ibu Lani Lakotani selaku istri Wakil Gubernur, yang menjadi bagian terpenting dari perjalanan kepemimpinan kedua pemimpin Papua Barat tersebut.
Ia menjelaskan untuk suku besar Arfak proses ada berupa penyerahan parang untuk Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan sedangkan untuk Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani itu dari perwakilan suku Kaimana.
“Kita memberikan barang ini, seperti di Arfak itu kita memberikan parang itu dimana Bapak Gubernur telah melakukan persiapan untuk memimpin selama lima menyiapkan lima tahun kedepan, ” Ucapnya.
Ia menegaskan pemberian parang menjadi simbol bagi Bapak Gubernur untuk melakukan pembersihan terhadap segala hal yang menjadi penghalang dalam pembangunan Provinsi Papua barat kedepan.
“Jadi parang yang kita berikan lewat suku besar Arfak ini dan semua suku sepakat bahwa Bapak Gubernur gunakan untuk membabat bersih yang ada disitu. Dikarenakan selama masa istirahat kurang lebih 3 tahun banyak pohon-pohon atau kebun-kebun itu tumbuh kembali, “ungkap Petrus.
Sementara itu, Perwakilan Ketua Pemuda kerukunan Waropen, Yafet Valentinus Wainarisi mengungkapkan kepemimpinan Dominggus Mandacan dan Mohamad Lakotani bisa membawa perubahan baru untuk Papua Barat.
“Kami berharap dengan adanya kepemimpinan baru oleh Bapak Dominggus dan Bapak Lakotani ini bisa membawa sebuah perubahan baru untuk Papua barat menjadi lebih baik, “pungkasnya
PSR-CP











