Kepala LLDIKTI Wilayah XIV : Lulusan STIH Manokwari jadi Modal Awal Keberhasilan

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id- Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL DIKTI) Wilayah XIV Papua dan Papua Barat, Dr. Suriel Semuel Mofu mengungkapkan Wisudawan/wisudawati lulusan STIH Manokwari menjadi modal awal Keberhasilan

Hal ini disampaikannya kepada wisudawan/wisudawati lulusan Sarjana Program Studi Ilmu Hukum STIH Manokwari Angkatan XI Tahun Akademik 2023/2024, Jumat (31/1/2025) di Hotel Aston Niu Manokwari

“Kalau saya harus memberikan pesan kepada anda maka sya akan bilang bahwa anda adalah pemenang. Keberhasilan anda dalam menyelesaikan pendidikan di STIH Manokwari merupakan salah satu modal utama anda membangun Keberhasilan-keberhasilan berikutnya. Karena saya yakin dalam wisuda hari ini menjadi kunci keberhasilan untuk membawa anda kedepan, “ucapnya

Menurutnya, jika sekedar untuk memberikan nasehat itu tidak perlu, karena Ia mau mendengar bagaimana lulusan sarjana dari STIH Manokwari ini bisa sukses.

“Dalam kesempatan ini saya mau bilang atas nama Menteri Pendidikan Tinggi sains dan teknologi di Indonesia saya akan menyampaikan selamat dan sukses kepada saudara-saudara atas pencapaian saudara-saudara menyelesaikan pendidikan tinggi di STIH Manokwari, ” Ucapnya

Senada dengan itu, Suriel juga menyampaikan bahwa Papua saat ini lulusan sarjana sangat banyak ada 92.435 sarjana dan ini merupakan hasil dari survei yang sudah dilakukan. Dan dari 92.435 kami mencatat bahwa ada sebanyak 19.000 sarjana pendidikan, 10.225 sarjana IPA dan masih banyak sarjana dari jenjang studi lainnya.

“Dengan jumlah ribuan ini jika bersaing dalam mencari pekerjaan di sektor-sektor formal itu susah karena peluang yang ada tidak sebanding dengan pencari kerja, ” Katanya.

Ia juga menjelaskan persoalan 92.435 lulusan sarjana di Tanah Papua yang masih mencari pekerjaan, ini yang kemudian menjadi bahan pemikiran bersama untuk memanfaatkan SDM yang ada yaitu dengan menempatkan lulusan sarjana ini tidak tinggal di kota melainkan masuk ke kampung-kampung.

“Jadi kita bagi mereka ke kampung-kampung. Kita cek di satu kampung kalau ada satu pertanian kita bagi habis semua dan ini khusus untuk Papua, “pungkasnya.

Dengan demikian perlu adanya duduk bersama untuk baik itu pemerintah, perguruan tinggi, kementerian terkait, dan lembaga juga pihak terkait untuk kemudian membahas hal ini.

 

 

PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *