Kodam XVIII/Kasuari Gelar Apel Pengamanan Pilkada Serentak 2024

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id– Kodam XVIII/Kasuari melaksanakan apel gelar pengamanan Pilkada Serentak tahun 2024, Selasa (20/8/2024)

Apel gelar pengamanan yang dilaksanakan di lapangan Makodam XVIII/Kasuari tersebut dipimpin oleh Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI Hartanto dan didampingi oleh PJ Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere dan Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Jhon Edison Isir.

Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Haryanto mengatakan gelar pasukan yang kita laksanakan ini merupakan bentuk pengecekan sejauh mana kesiapan kita dalam rangka mendukung pengamanan kegiatan pilkada tahun 2024 di wilayah papua barat.

Menurutnya, selain fokus pada aspek personel, apel ini juga melibatkan pengecekan kesiapan materiil dan alat perlengkapan yang akan digunakan dalam pengamanan pilkada serentak tahun 2024.

“sebagaimana kita ketahui, pada pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif pada tanggal 14 februari 2024 dapat berjalan aman, tertib dan lancar. semua itu berkat pasrtisipasi, dan dukungan serta kerja sama dari kita semua.

Hal yang sama juga dilakukan pada proses pentahapan pemilihan kepala daerah di wilayah provinsi papua barat yang sementara berlangsung ini harus dijaga dengan baik, sehingga mencegah konflik yang akan terjadi.

“Dengan demikian, kelancaran pemilihan kepala daerah dapat berjalan sebagaimana mestinya. Ingat, kita dituntut untuk mampu bekerja sama dengan seluruh komponen bangsa untuk mewujudkan stabilitas keamanan dan kondusifitas wilayah papua barat. Kita tidak boleh mengesampingkan potensi konflik sekecil apapun dan harus dapat mengantisipasi agar tidak berkembang menjadi konflik yang besar yang dapat mengancam keutuhan bangsa, “tuturnya.

Pada pelaksanaan apel gelar pengamanan pilkada serentak, Pihaknya juga melakukan deklarasikan Pilkada Damai Tahun 2024 di provinsi papua barat, dengan tujuan menjaga situasi provinsi papua barat yang aman kondusif dan berintegritas. Hindari politisasi sara, kampanye hitam dan aktivitas lainnya yang dapat menodai pelaksanaan pilkada, sehingga menimbulkan perpecahan dan mengancam kebhinekaan serta kesatuan bangsa.

“Saya juga mengajak kepada seluruh partai politik, para tokoh masyarakat, pimpinan ormas dan seluruh elemen masyarakat yang ada di wilayah papua barat untuk bersama-sama menjaga perdamaian, persatuan dan kesatuan serta mengedepankan musyawarah untuk mufakat dengan menjadikan hukum sebagai panglima tertinggi dalam mengatasi permasalahan yang muncul, “ujarnya.

Sementara untuk pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2024 kodam XVIII/Kasuari mengerahkan sebanyak 2.800 untuk melakukan pengamanan di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya.

Sebelum mengakhiri arahannya Pangdam XVIII Kasuari  menekankan beberapa hal yang perlu dihindari terkait dengan Pilkada 2024 yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan takwa serta masyarakat.

Turu hadir dalam kegiatan tersebut Pangkoarmada III Sorong, Ketua Dprd Prov. Papua Barat, Kajati Papua Barat, Kabinda Papua Barat, Ketua MRP Prov. Papua Barat, Ketua Pengadilan Tinggi Papua Barat, Para Pejabat Kodam Xviii/Kasuari, Ketua KPU Dan Bawaslu Prov. Papua Barat, Kafasharkan Tni Al Manokwari Dan Kapolresta Manokwari

 

PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *