MANOKWARI, cahayapapua.id – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Manokwari menggelar Funtaxtic Olympiad dalam rangka memperingati Hari Pajak 2024. Funtaxtic Olympiad berlangsung di Manokwari City Mall, Sabtu (13/7/2024).
Kegiatan menghadirkan peserta dari kalangan pelajar SMA/SMK di Kabupaten Manokwari. Sekolah yang ikut dalam Funtaxtic Olympiad yaitu SMA Negeri 1 Manokwari, SMA Negeri 2 Manokwari, SMK Negeri 1 Manokwari, SMK Negeri 3 Manokwari, dan SMA YPK Oikumene Manokwari.
Kepala KPP Pratama Manokwari, Mohamad Marulli mengatakan kegiatan perlombaan Olimpiade pajak tingkat SMA/SMK merupakan acara puncak rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pajak yang diselenggarakan pada tanggal 14 Juli 2024. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak.
Marulli lalu menceritakan mengungkapkan pajak pertama kali disebut oleh Ketua Badan Penyelidikan Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dalam suatu sidang keuangan.
“Maka dari itu tanggal 14 Juli 1945 sebagai acuan hari lahir pajak. Hal ini tentunya memberikan legitimasi history pada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan,” katanya.
Ia menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kampanye simpatik perpajakan mengenai peran dan manfaat pajak bagi seluruh lapisan masyarakat dan bertujuan untuk mengenalkan pajak sejak dini dengan cara yang menyenangkan kepada siswa-siswi SMA/SMK sederajat, khususnya serta pada masyarakat setempat pada umumnya yang ada di mall Manokwari.
“Selamat mengikuti acara Fantastik Olimpia dengan penuh semangat dan gembira, semua bisa jadi pemenang, ” pungkas Marulli.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Papua Barat, Purwadhi Adhiputranto mengatakan, pihak Perpajakan dari DJPB ini sangat berperan strategis dalam pembangunan di Indonesia dan juga di tanah Papua.
“Jadi apabila pajak tidak dikumpulkan maka APBN tidak tercapai targetnya. Karena di Provinsi Papua Barat ini sekita 90% dana APBD tergantung dari dana transfer ke daerah bukan dari PAD,” ujarnya.
Lanjut Purwadhi, inilah mengapa penting sekali dari awal siswa-siswi di jenjang SMA ini mulai diperkenalkan bagaimana menjadi wajib pajak.
“Jadi sangat penting sekali untuk siswa-siswi mulai mengenal pentingnya kita menjadi wajib pajak yang benar Karena tanpa pajak negara kita tidak bisa beroperasi dengan baik dan lancar,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Manokwari Martinus Dowansiba mengapresiasi KPP Pratama Manokwari yang sudah menyelenggarakan kegiatan perlombaan Olimpiade Pajak tingkat SMA/SMK. Kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian bersama dalam membangun daerah.
“Kepada siswa-siswi sekalian, tentu saya sangat berharga kalian bisa mengikutinya kegiatan ini dengan baik, karena pada kesempatan kalian juga dapat menimbab ilmu tentang pentingnya wajib pajak,” imbuhnya.
PSR-CP
















