MANOKWARI, cahayapapua.id—Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Provinsi Papua Barat melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Manokwari, Ahad (13/8/2023)
Ketua FPPI Lois Salina Dolu berserta segenap pengurus menyerahkan bantuan sembako bagi warga binaan. Kunjungan yang dilakukan dalam rangka menyambut HUT ke 14 FPPI. Juga memeriahkan HUT 78 RI yang bersamaan diperingati pada 17 Agustus.

Dalam kesempatan tersebut, Salina Dolu menyampaikan pesan kepada warga binaa tetap berpikir positif selama berada dalam masa pembinaan di dalam lapas. Masa pembinaan ini jangan dianggap sebagai sebuah hal negatif.
“Mari, kita Perempuan Papua membangun Papua. Yang ada dilapas ini bukan karena kebetulan, itu karena kita dibentuk oleh Tuhan. Anggap saja kita berada di suatu tempat untuk dibentuk. Misalnya di pesantren begitu sudah keluar sudah terbentuk. Jangan berpikir saya ini tahanan, tapi anggap saja kita ini lagi berproses,” tuturnya.
Dalam masa berproses, warga binaan memiliki banyak teman untuk bisa saling berdikusi dan terus belajar tentang kehidupan. Sebab tidak ada yang sempurna di dunia ini.
“Tempat ini adalah tempat kita belajar. Anggap saja kita seperti dipesantren (tempat ditimpa menjadi lebih baik). Kita adalah perempuan-perempuan yang luar biasa, jangan pernah berkecil hati. Ini adalah proses. Kita perempuan tidak boleh hancur karena perempuan itu sendiri,” ucapnya menyemangati warga binaan.
Dia meminta warga binaan harus selalu bersemangat dalam berproses untuk menjadi lebih baik. Sebab perempuan menjadi sekolah pertama bagi anak-anak. Untuk itu, perempuan harus menjadi orang yang luar biasa.
“Jika merasa terkekang itu bukan karena Tuhan tidak sayang, Tuhan mau kita menjadi perempuan yang kuat, menjadi perempuan yang tangguh dan bisa memberdayakan perempuan lain. Anggap kita lagi belajar seperti di pesantren. Semua ini proses, hidup itu harus belajar dan bagaimana belajar menuju kesempurnaan,” tutupnya. (BMB-CP)










