MANOKWARI, cahayapapua.id- Sebanyak 111 mahasiswa Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) Manokwari mengikuti yudisium perdana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen (S1) periode I Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu (14/3/2026).
Yudisium ini menjadi yang pertama digelar sejak proses penggabungan dua institusi perguruan tinggi, yakni Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Caritas Papua dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mah-Eisa Manokwari yang kemudian bertransformasi menjadi Universitas Caritas Indonesia.
Rektor Universitas Caritas Indonesia, Prof. Roberth KR Hammar, dalam sambutannya menyampaikan pesan kepada para lulusan agar terus menjadi pembelajar sepanjang hayat serta memiliki keberanian untuk berinovasi dan berwirausaha.
Menurutnya, bangsa Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya mampu mencari peluang, tetapi juga berani menciptakan peluang melalui berbagai usaha yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Bangsa ini tidak hanya membutuhkan pencari peluang, tetapi generasi muda yang berani membangun usaha, menciptakan lapangan kerja, serta memanfaatkan teknologi untuk kemajuan masyarakat,” ujar Hammar.
Ia juga mengingatkan para lulusan agar tetap berpegang pada integritas dan nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalani kehidupan serta karier di masa depan.
“Kesuksesan tanpa integritas tidak akan pernah membawa kebahagiaan sejati,” pesannya.
Hammar berharap para lulusan dapat membawa pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Universitas Caritas Indonesia sekaligus menghidupi semangat Caritas atau kasih dalam membawa perubahan bagi masyarakat.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNCRI, Manuel Lambi, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh peserta yudisium secara resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Sarjana Ekonomi (SE).
Ia menjelaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui para mahasiswa selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
“Yudisium merupakan sebuah pencapaian yang tidak mudah dan merupakan hasil kerja keras, dedikasi, serta pengorbanan yang tulus baik dari mahasiswa, keluarga, maupun para dosen yang mendampingi perjalanan akademis mereka,” kata Manuel.
Ia menambahkan, yudisium perdana Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNCRI tersebut juga menunjukkan hasil yang membanggakan.
Dari total lulusan yang mengikuti yudisium, sebanyak 13 mahasiswa berhasil meraih predikat dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,75.
“Prestasi ini merupakan yang tertinggi dalam sejarah Program Studi Manajemen UNCRI. Selain itu, kelulusan tepat waktu dalam empat tahun meningkat secara signifikan menjadi 38,73 persen dibandingkan lulusan sebelumnya,” ungkapnya.
Kegiatan yudisium berlangsung dengan penuh haru dan khidmat serta dihadiri Ketua Badan Pembina Yayasan, Pelaksana Tugas Ketua Yayasan Caritas Papua, Wakil Rektor, serta para orang tua lulusan.
PSR-CP










