30 Hari di Tanah Rubuh: TNI Bangun Jalan, Rumah, Gereja, dan MCK Lewat TMMD ke-128

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 resmi digelar di Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari, selama 30 hari dengan fokus pembangunan infrastruktur dasar dan pemberdayaan masyarakat, Rabu (22/4/2026).

‎Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Manokwari, Hermus Indou, sebagai bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan dan terpencil.

‎Program TMMD ke-128 mengusung tema “Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” yang menekankan pentingnya pembangunan dari tingkat kampung sebagai fondasi kekuatan bangsa.

‎Hermus menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud nyata operasi bakti TNI yang dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor.

‎“Jika desa-desa di Manokwari kuat, maju, dan mandiri, maka Kabupaten Manokwari sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia akan ikut berdiri kokoh,” ujarnya.

‎Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodam XVIII/Kasuari dan Kodim 1801 Manokwari, atas sinergi bersama pemerintah daerah.

‎Menurutnya, kehadiran Satgas TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat di tanah Papua.

‎Hermus menegaskan bahwa TMMD harus menjadi strategi percepatan pembangunan daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

‎“TMMD bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi instrumen strategis untuk mendorong pembangunan di wilayah yang belum tersentuh secara optimal,” tegasnya.

‎Ia menambahkan, program TMMD harus mendorong partisipasi aktif masyarakat sebagai subjek utama pembangunan.

‎“Satgas TMMD hadir untuk memfasilitasi, bukan menggantikan peran masyarakat. Gotong royong menjadi kunci keberhasilan program ini,” katanya.

‎Selain itu, pembangunan juga harus berbasis pemberdayaan potensi masyarakat.

‎“Masyarakat adalah mitra sejajar yang harus diberdayakan agar mampu membangun diri sendiri,” pungkasnya.

‎Sementara itu, Komandan Kodim 1801 Manokwari, Letkol Davit Sutrisno Sirait, mengatakan pelaksanaan TMMD berlangsung selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.

‎Sasaran fisik meliputi pengecoran jalan sepanjang 600 meter, pembangunan dua unit bak air bersih dan instalasi pipa, rehabilitasi satu unit gereja, serta pembangunan empat unit rumah tipe 42.

‎Selain itu, terdapat tambahan berupa rehabilitasi satu unit sekolah, pembangunan lima unit MCK, serta tiga unit bak air bersih.

‎Sasaran nonfisik mencakup penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, kamtibmas, narkotika, pertanian, keluarga berencana, lingkungan hidup, hingga pencegahan terorisme dan radikalisme, termasuk pemberian paket stunting.

‎Kegiatan ini melibatkan 150 personel Satgas TMMD bersama unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta dukungan sekitar 50 orang masyarakat setempat.

 

PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *