MANOKWARI, cahayapapua.id- Pemerintah Provinsi Papua Barat secara resmi melepas rombongan Safari Ramadan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat, Senin (23/2/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Sinergi Ulama dan Pemerintah untuk Keadilan Sosial Umat.”
Ketua Majelis Ulama Indonesia Papua Barat, Mulyadi Jaya, menjelaskan bahwa Safari Ramadan tahun ini akan menyasar tiga kabupaten, yakni Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama.
“Tim dijadwalkan mengunjungi Manokwari Selatan pada 26 Februari, Teluk Bintuni 27 Februari, dan Teluk Wondama pada 4 Maret. Dalam Safari Ramadan ini, kami akan berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan, seperti fakir miskin, anak yatim, dan para mualaf,” ujar Mulyadi.
Ia menambahkan, kegiatan Safari Ramadan tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga bertujuan memperkuat ukhuwah Islamiyah serta membangun komunikasi dua arah antara pemimpin dan masyarakat.
“Melalui Safari Ramadan, kami berharap dapat menyerap aspirasi warga secara langsung, meningkatkan kebersamaan dan kepedulian sosial, serta memperkuat sinergi pembangunan melalui pendekatan religius dan kekeluargaan,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Papua Barat yang diwakili Wakil Gubernur Mohammad Lakotani menyambut baik pelaksanaan Safari Ramadan yang digagas MUI Papua Barat tersebut.
“Ini merupakan langkah positif. Dengan keterlibatan MUI, kita bisa bersama-sama berbuat untuk masyarakat. Masih terdapat kemiskinan ekstrem di Papua Barat, sehingga pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,” kata Lakotani.
Ia berharap bantuan dan kegiatan yang dilakukan selama Safari Ramadan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat peran keagamaan dalam mendukung pembangunan daerah.
PSR-CP
















