MANOKWARI, cahayapapua.id- Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat yang kini telah berganti nama menjadi Balai Besar KSDA Papua Barat Daya memastikan kunjungan wisata ke Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Meja, Manokwari, dapat diakses dengan harga tiket yang terjangkau serta didukung sistem pengamanan yang melibatkan masyarakat lokal.
Hal tersebut disampaikan Kepala Resort TWA Gunung Meja, Warto Sapan, kepada awak media saat mendampingi wisatawan domestik mengunjungi TWA Gunung Meja, Sabtu (7/2/2026).
Ia mengatakan keterlibatan masyarakat asli menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan kawasan, khususnya bagi wisatawan dan tamu yang berkunjung ke Gunung Meja.
“Kami melibatkan masyarakat lokal dalam pengamanan kawasan, terutama untuk mendampingi dan menjaga keamanan pengunjung selama berada di kawasan wisata,” ujar Warto
Ia menjelaskan, selain faktor keamanan, BBKSDA Papua Barat Daya juga menetapkan tarif masuk kawasan yang relatif terjangkau agar masyarakat dapat menikmati kawasan konservasi sekaligus wisata alam di tengah Kota Manokwari.
Untuk wisatawan domestik, tarif masuk kawasan TWA Gunung Meja ditetapkan sebesar Rp10.000 per orang pada hari kerja, ditambah asuransi Rp1.000. Sementara pada akhir pekan dan hari libur nasional, tarif masuk sebesar Rp15.000, juga ditambah asuransi Rp1.000.
Adapun bagi wisatawan mancanegara, tarif masuk kawasan ditetapkan sebesar Rp100.000 pada hari kerja dan dapat mencapai Rp150.000 pada hari libur.
“Penetapan tarif ini kami sesuaikan agar tetap terjangkau, namun tetap mendukung pengelolaan dan pengamanan kawasan,” jelasnya.
Warto menambahkan, posisi TWA Gunung Meja yang berada di tengah Kota Manokwari membuat kawasan ini memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi terhadap gangguan lingkungan. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat lokal dinilai efektif dalam menjaga kelestarian sekaligus keamanan kawasan.
“Gunung Meja adalah benteng hidrologi Kota Manokwari. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar kawasan ini tetap aman dan lestari,” katanya.
Selain pengamanan kawasan wisata, BBKSDA Papua Barat Daya juga rutin melakukan patroli pengawasan terhadap peredaran tumbuhan dan satwa liar. Satwa hasil sitaan maupun temuan akan melalui proses habituasi sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat yang sesuai, termasuk di kawasan Gunung Meja.
Ia berharap, dengan harga tiket yang terjangkau dan sistem pengamanan yang melibatkan masyarakat lokal, minat masyarakat dan wisatawan untuk berkunjung ke TWA Gunung Meja terus meningkat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
“Kami mengajak masyarakat untuk berwisata dengan tetap menjaga kebersihan dan kelestarian Gunung Meja,” pungkasnya.
PSR-CP
















