RTP Borarsi Siap Secara Teknis, PU Lanjutkan Penyempurnaan Infrastruktur Pendukung

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Manokwari memastikan Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi siap secara teknis untuk mendukung pelaksanaan HUT Pekabaran Injil (PI) 2026 hingga agenda berskala provinsi, termasuk rencana Pesparawi Papua Barat.

Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Manokwari, Albertus, mengatakan pembangunan RTP Borarsi telah dilaksanakan sejak tahun lalu melalui tahap pertama APBD Kabupaten. Hingga saat ini, secara fisik fasilitas utama telah hampir seluruhnya rampung.

“Pekerjaan tahap satu sudah kami selesaikan tahun lalu. Saat ini kondisi RTP Borarsi sudah hampir siap dan secara teknis dapat mendukung kegiatan mulai 1 Februari, termasuk rangkaian HUT Pekabaran Injil pada 5 Februari,” ujar Albertus di Manokwari, Jumat (30/1/2025).

Ia menegaskan, dari sisi infrastruktur utama, RTP Borarsi telah memenuhi kebutuhan dasar untuk kegiatan berskala besar. Fasilitas seperti lapangan utama, tribun utama, serta tribun VVIP dan VIP telah selesai dikerjakan.

“Untuk tribun utama, VVIP, dan VIP semuanya sudah rampung. Ini menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan dengan jumlah peserta yang besar,” jelasnya.

Albertus menyampaikan bahwa pada tahun anggaran berjalan, Dinas PUPR akan melanjutkan penyempurnaan infrastruktur pendukung yang bersifat non-prinsip. Penyempurnaan tersebut meliputi penataan jalan di sekitar kawasan, penyelarasan pagar PU dengan pagar Borarsi agar terlihat simetris, serta rencana pembangunan pintu gerbang utama di sekitar area PLN.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas kawasan RTP Borarsi agar lebih representatif sebagai ruang publik dan siap digunakan untuk agenda daerah provinsi maupun nasional

“RTP Borarsi akan menjadi wajah daerah ketika kegiatan besar digelar seperti Pesparawi Nasional ke-XIV. Dengan peserta mencapai ribuan orang dan memungkinkan adanya defile, sehingga kesiapan teknis kawasan harus benar-benar diperhatikan,” tegas Albertus.

Dari sisi pencahayaan kawasan, Albertus memastikan sistem lighting telah berfungsi dengan baik. Empat tiang lampu utama yang terpasang mampu memberikan penerangan maksimal di area RTP Borarsi, khususnya pada malam hari.

“Untuk pencahayaan sudah aman. Saat lampu dinyalakan pada malam hari, kawasan RTP Borarsi sudah sangat terang, termasuk di area lapangan,” ungkapnya.

Selain kesiapan fisik, Albertus juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fasilitas publik yang telah dibangun. Ia mengingatkan bahwa RTP Borarsi merupakan aset daerah yang dibangun dari dana publik dan harus dijaga bersama.

“Bangunan ini adalah milik masyarakat. Kita harus memiliki rasa memiliki dan menjaganya seperti milik pribadi,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak merusak fasilitas, tidak mencoret-coret bangunan, serta menjaga kebersihan kawasan. Tempat sampah telah disediakan di sejumlah titik, dan masyarakat diminta memanfaatkannya dengan baik.

Ia menambahkan bahwa keberlanjutan dan kualitas RTP Borarsi ke depan tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada kesadaran bersama untuk menjaga dan memelihara fasilitas yang telah ada.

“RTP Borarsi dibangun dari uang rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Karena itu, mari kita jaga bersama,” pungkasnya.

 

PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *