Lima Truk Kena Razia: Pertamina dan Polisi Sidak SPBU di Manokwari

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id- PT Pertamina Patra Niaga bersama aparat kepolisian dan pemerintah daerah melakukan inspeksi mendadak (sidak) lintas sektoral di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Manokwari, Papua Barat, Selasa (28/1/2026). Sidak ini dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM subsidi, khususnya Solar, tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sidak difokuskan di dua SPBU, yakni SPBU 84.983.02 Wosi dan SPBU 83.983.02 Sowi. Kegiatan tersebut melibatkan Kepolisian Resor Manokwari serta Dinas Perhubungan Kabupaten Manokwari sebagai bentuk pengawasan terpadu terhadap potensi penyalahgunaan BBM subsidi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan sidak lintas sektoral merupakan agenda rutin yang dilakukan Pertamina Patra Niaga bersama instansi terkait guna mengawal distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran.

“Pertamina Patra Niaga secara konsisten melakukan pengawasan bersama aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk memastikan BBM subsidi disalurkan sesuai peruntukannya. Sidak lintas sektoral ini menjadi langkah preventif sekaligus penegakan aturan guna mencegah penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat luas,” ujar Ispiani.

Dalam sidak tersebut, tim gabungan menemukan sejumlah pelanggaran, di antaranya penggunaan pelat nomor palsu atau lebih dari satu pelat nomor kendaraan, penggunaan barcode atau QR Code Subsidi Tepat lebih dari satu maupun palsu, serta kendaraan dengan pajak dan pelat nomor yang sudah mati.

Ispiani menjelaskan, Program Subsidi Tepat merupakan sistem pengawasan digital melalui penerapan QR Code dalam penyaluran Solar subsidi agar lebih transparan dan sesuai regulasi. Ia mengimbau masyarakat untuk mematuhi ketentuan yang berlaku saat membeli BBM subsidi.

“Jika ditemukan indikasi penyalahgunaan, langkah awal yang dilakukan adalah pemblokiran QR Code. Apabila pelanggaran tersebut masuk ke ranah pidana atau hukum, kami akan berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk penindakan lebih lanjut,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu Satuan Reserse Kriminal Polresta Manokwari, Inspektur Dua Mochamad Khoiri, menyebutkan bahwa dalam kegiatan tersebut pihaknya langsung mengamankan lima unit truk yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Untuk kendaraan dengan pelat nomor mati, kami berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan dilakukan penilangan. Sedangkan truk yang menggunakan pelat nomor palsu dan barcode palsu kami amankan ke Polresta Manokwari untuk proses investigasi dan pendataan lebih lanjut,” ungkap Ipda Khoiri.

Ia berharap kegiatan sidak lintas sektoral ini dapat memberikan efek jera kepada oknum-oknum yang mencoba menyalahgunakan BBM subsidi.

“Kami ingin BBM subsidi benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak, bukan disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga berharap penyaluran BBM subsidi, khususnya Solar, dapat berjalan lebih tertib, adil, dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi serta pelayanan publik di wilayah Papua Barat. (rls)*

 

PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *