MANOKWARI, cahayapapua.id- Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua Barat menyelenggarakan festival kurikulum merdeka belajar. Ajang ini melibatkan otoritas pendidikan dari dua provinsi, Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya.
Kegiatan digelar Selasa (26/6/2024). Festival kurikulum merdeka belajar bertujuan memberikan penguatan pada implementasi kurikulum merdeka yang telah dilaksanakan lebih dari 80% satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Kegiatan festival kurikulum merdeka 2024 juga dimeriahkan dengan adanya boot pameran-pameran dari 6 suatu pendidikan seperti, TK Cendrawasih, SDIT Insan Mulia Manokwari, SMP Yapis Manokwari, SMP Negeri 27 Manokwari, dan SMA Yapis Manokwari.
Koordinator Kurikulum Merdeka, Nanang Basir Umkabu melaporkan kurikulum merdeka ini sudah dilaksanakan dalam tiga tahun terakhir. Sehingga pada tahun 2024 ini ditetapkan sesuai dengan Permendikbud 12 Tahun 2024 menjadi kurikulum nasional yang diimplementasikan di jenjang PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK.
“Festival kurikulum merdeka nantinya akan dilaksanakan secara nasional oleh setiap BPMP di setiap daerah, dengan acara puncaknya di tanggal 5 Juli 2024,” jelasnya
“Jadi acara ini sudah mulai sejak bulan Mei 2024 dengan kegiatan gelar bicara yang dilaksanakan di BPMP Provinsi Papua Barat yang menghadirkan beberapa narasumber baik dari sekolah penggerak, Dari kapten belajar maupun dari sekolah pelaksana kurikulum merdeka,” tambah dia.
Ia juga menyampaikan, BPMP Papua Barat melakukan kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Papua Barat untuk mengawal program-program prioritas dari Kemendikbud salah satunya Merdeka Belajar.
“Oleh karena itu kurikulum merdeka ini atau festival kurikulum mereka ini kami adakan untuk lebih mensosialisasikan lagi bahwasanya dalam mengimplementasikan kurikulum Merdeka, itu tidak bisa dilaksanakan sendiri-sendiri, kita perlu kolaborasi kita perlu Bergerak bersama mewujudkan pendidikan yang berkualitas,” ucapnya.
Kepala BPMP Papua Barat Yohnly Edison Sulla mengapresiasi adanya dukungan juga kolaborasi dari sekolah penggerak, Duta Teknologi, Duta Merdeka Belajar, bahkan pengawas dan guru yang sudah berinisiasi untuk mendukung pelaksanaan festival kurikulum merdeka tingkat Provinsi Papua Barat.
“Kami sangat berharap bahwa apa yang diidam-idamkan oleh pemikir-pemikir bangsa tetap harus kita lanjutkan jangan sampai ada istilah bahwa ganti menteri-ganti kurikulum,” katanya.
Ia juga mengungkapkan kurikulum merdeka merupakan kurikulum terbaik di zamannya. Maka dari itu, jangan sampai ada yang berpikir skeptis.
“Karenanya, kami berharap dengan adanya festival ini kita gaungkan kurikulum Merdeka yang luar biasa ini, seperti arahan dari Mentri pendidikan, di Hardiknas 2024 dengan moto Bergerak bersama melanjutkan Merdeka belajar,” tutupnya.
PSR-CP
















