H-7, Hermus Tegaskan Progres Keamanan Pemilu di Manokwari Sudah 95%

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou menegaskan, sepekan menjelang Pemilu 2024, aspek keamanan di Manokwari sudah mencapai 95%. Ia menyebut, koneksivitas pemda bersama KPU dan TNI-Polri kini masuk tahap pemantapan.

“Untuk diketahui bahwa hari ini Forkopimda Kabupaten Manokwari bersama dengan KPU dan Bawaslu melaksanakan rapat koordinasi pemantapan persiapan pelaksanaan Pemilu 2024. H-7 aspek keamanan kian baik. Sudah sekitar 95%,” ujar Hermus saat memimpin rapat koordinasi pemantapan persiapan pelaksanaan Pemilu 2024, Rabu (7/2/2024)

Dalam rakor, KPU Manokwari telah menyampaikan laporan terkait dengan kesiapan penyelenggaraan Pemilu pada H-7. Progres kesiapan dari KPU didukung oleh Polresta Manokwari hingga progresnya sudah mencapai 95%

“Kesiapan dari penyelenggaraan Pemilu ini dipastikan bahwa penyelenggara Pemilu lancar, aman dan tertib serta berintegritas. Diharapkan partisipasi dan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Manokwari untuk memastikan diri tanggal 14 Februari datang ke TPS masing-masing untuk memberikan hak suaranya,“ tuturnya.

Meski telah mencapai progres 95%, Hermus mengakui masih ada beberapa kendala teknis dalam penyelenggaraan Pemilu. Kendala itu telah dibahas bersama telah untuk mencarikan solusi sebelum hari H.

Sementara itu, Kapolresta Manokwari Kombes Pol RB Simangunsong mengatakan, untuk pengamanan di setiap TPS nanti ada beberapa komponen dari kepolisian. Ia mengurai, ada sekitar 623 pesonel yang akan diterjunkan untuk pengamanan TPS.

“Kita dalam pengawasan sekitar 623 personel. Mereka disebar di semua TPS. Karena kita di beberapa pola ada polanya kurang rawan, rawan, sama rawan sekali. Tapi kita di sini ada dua tipe. Ada kurang rawan sama rawan. Itu sudah kita ploting anggota sesuai dengan pola pengamanan,“ jelasnya.

Simangunsong juga menyampaikan, dalam pelaksanaannya, 623 personel, juga didukung pihak Brimob sekitar 90 personel. Kemudian dari Kodim 30 personel dan Fasharkan 30 personel.

Ini sudah dibagi. Dimana 90 personel dari Brimob akan melakukan pengamanan di tiga titik yakni, Wapramasi, Kota dan Amban.

“Kemudian untuk daerah rawan itu sudah ada sekitar 48 TPS itu seperti daerah Tanah Rubuh, di kota juga ada sebagian. Kemudian yang di Amban itu sudah kita petakan. Jadi apabila terjadi eskalasi ini sudah ada yang menangani langsung dan sudah kita buat polanya,“ bebernya.

Lanjut Simangunsong, di daerah rawan ini ada beberapa permasalahan. Seperti di Pemilu sebelumnya di situ ada potensi intimidasi. Kemudian, kerawanan lain yakni kelompok-kelompok yang anti NKRI.

“Oleh karena itu, hal ini kita masukkan dalam kategori rawan sehingga pola pengamanannya kita bagi sistem. Jadi tidak ada TPS yang dijaga satu orang saja melainkan dua,“ ungkapnya.

PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *