MANOKWARI, cahayapapua.id- Kepala Distrik Manokwari Barat Isak E Waramory turut memantau jalannya proses pemungutan suara ulang (PSU) di 7 TPS, Sabtu (24/2/2024). Isak mengatakan, pelaksanaan PSU berjalan aman, namun ini harus jadi pelajaran agar ke depan berbagai bentuk kecurangan bisa dicegah.
“PSU di Distrik Manokwari Barat di tujuh TPS berjalan aman. Kita solid bersama TNI/Polri. Kita harapkan situasi ini terjaga sampai selesai seluruh proses,” ujar Isak saat melakukan pemantauan PSU di TPS 18 Kelurahan Amban.
Isak mengimbau warga agar ikut menciptakan suasana damai. Kata dia, warga harus ikut terlibat mengawal proses pemilihan di 7 TPS hingga selesainya penghitungan suara.
“Jangan sampai kemudian proses ini terganggu sehingga suara di sini menjadi putih yang akan merugikan semua pihak. Artinya tidak ada hasil,” tandasnya.
Isak melihat, rekomendasi PSU dikeluarkan Bawaslu karena adanya temuan pelanggaran. Menurutnya, ini semacam alarm bahwa di Manokwari indeks kerawanan Pemilu masih cukup tinggi.
“Harus kita antisipasi ke depan. Sebab masih ada Pilkada. Kita tidak ingin setiap ada Pemilu selalu PSU. Kalau ada PSU artinya indeks kerawanan pemilu di Kabupaten Manokwari berpotensi meningkat,” ujarnya.
Yang paling penting, kata Isak adalah, upaya pencegahan. Salah satunya dengan memberikan pendidikan demokrasi kepada semua elemen.
“Ini yang kemudian harus kita lakukan dengan baik kita sama-sama menekan supaya indeks kerawanan pemilu di Papua Barat ini turun. Karena kalau PSU sampai banyak-banyak mungkin orang akan berpikir bahwa kita tidak pahami demokrasi dan bagaimana pemahaman kita terhadap demokrasi itu rendah. Padahal sebenarnya sudah agak bagus,“ tutur Isak.
PSR-CP
