Pasar Sanggeng Manokwari Siap Jadi Pusat Bisnis Baru, Business Plan Menunggu Kesepakatan Pedagang

MANOKWARI, cahayapapua.id- Pasar Sanggeng dipersiapkan menjadi pusat bisnis baru di Manokwari. Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, menegaskan bahwa penyusunan business plan sebagai pedoman utama pengelolaan pasar kini memasuki tahap akhir dan menunggu kesepakatan para pedagang sebelum diterapkan.

Mugiyono menjelaskan bahwa operasional Pasar Sanggeng tetap mengacu pada jadwal yang telah ditetapkan.

“Beberapa hari yang lalu sudah ada peninjauan, dan keputusan terakhir sebelum ada perubahan, pada tanggal 12 Desember 2025 bukan peresmian, melainkan para pedagang sudah mulai masuk,” ujar Mugiyono di Manokwari, Selasa (2/12/2025)

Pemerintah daerah sedang menyelesaikan penyusunan business plan yang akan menjadi acuan pengelolaan pasar.

“Ini sedang tahap persiapan business plan. Dalam waktu dekat akan ada pertemuan dengan seluruh pedagang yang terdata untuk menyampaikan business plan yang akan menjadi panduan bagi semua pengguna pasar, terutama para pedagang,” jelasnya

Pasar Sanggeng akan berada di bawah Unit Pelaksana Teknis (UPT) dengan jumlah personel yang cukup besar.

“Pasar Sanggeng nanti akan ada UPT dengan personel lebih dari seratus orang. Anggotanya juga mungkin ada yang non-ASN,” katanya.

Mugiyono menegaskan bahwa seluruh persiapan dilakukan untuk menjadikan Pasar Sanggeng sebagai pusat aktivitas ekonomi yang tertib, bersih, nyaman, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Peresmian Pasar Sanggeng direncanakan pada Februari 2026 bersamaan dengan peresmian RTP Borarsi, mengingat pembangunan fisik Pasar Sanggeng masih berjalan.

“Harapan kita, jika berkenan dan Pak Prabowo juga berkenan diundang, peresmian PSN berupa RTP Borarsi dan Pasar Sanggeng bisa dirangkaikan dengan perayaan masuknya Injil di Tanah Papua,” ucapnya.

 

PSR-CP