Dominggus Saiba Target WTP 2026, Sekda-Inspektorat Dikerahkan Benahi Catatan BPK

MANOKWARI, cahayapapua.id- Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf), Dominggus Saiba, menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta mempercepat penyelesaian laporan keuangan daerah guna meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada tahun 2026.

‎Hal tersebut disampaikan Dominggus usai penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2025 kepada BPK RI Perwakilan Papua Barat, Selasa (21/4/2026).

‎Ia menegaskan bahwa penyerahan LKPD seharusnya dilakukan paling lambat 31 Maret sesuai ketentuan yang berlaku.

‎“Puji Tuhan, hari ini kami sudah menyerahkan LKPD bersama dengan Kabupaten Manokwari,” ujarnya.

‎Dominggus menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti berbagai catatan hasil pemeriksaan, mengingat BPK memberikan waktu sekitar 60 hari untuk proses pemeriksaan terperinci.

‎Ia mengaku telah menginstruksikan Sekretaris Daerah dan jajaran Inspektorat untuk segera melakukan koordinasi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

‎“Saya sudah perintahkan Pak Sekda dan jajaran untuk melakukan rapat-rapat dengan pimpinan OPD agar mempercepat penyelesaian laporan,” katanya.

‎Menurutnya, percepatan tersebut penting agar seluruh dokumen yang dibutuhkan dapat dipenuhi dalam batas waktu yang telah ditentukan.

‎Ia juga optimistis Pemerintah Kabupaten Pegaf dapat kembali meraih opini WTP pada tahun ini.

‎“Tahun kemarin kami sudah meraih opini WTP dan sudah lima kali berturut-turut, dan kami berharap tahun ini dapat kembali meraih opini tersebut,” ujarnya.

‎Dominggus mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam penyusunan laporan keuangan, terutama pada OPD pengguna anggaran.

‎Ia menyebut beberapa OPD teknis seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan kerap mengalami keterlambatan dalam penyampaian laporan.

‎Menurutnya, keterlambatan tersebut dipengaruhi oleh banyaknya kegiatan fisik maupun nonfisik yang harus dipertanggungjawabkan.

‎Meski demikian, pihaknya terus mendorong seluruh OPD untuk segera menyelesaikan laporan keuangan secara tepat waktu.

‎“Kami terus memberikan arahan dan semangat kepada OPD agar segera menyelesaikan laporan, karena itu menjadi tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

 

PSR-CP