Bupati Hermus Dukung Pemerintahan Ali Baham: Beliau Punya Kapasitas

MANOKWARI, cahayapapua.id– Bupati Manokwari Hermus Indou menilai, Ali Baham Temongmere adalah pamong senior yang memiliki kapasitas untuk memimpin Papua Barat. Karena itu, penunjukan dirinya sebagai Pj Gubernur oleh pemerintah pusat adalah keputusan tepat.

“Selamat mengerjakan tugas sebagai pj gubernur di Papua Barat. Kami akan mendukung sepenuhnya pemerintahan Penjabat Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere,” ujar Hermus di sela-sela penjemputan Ali Baham di Bandara Rendani Manokwari, Sabtu (4/11/2023).

Ali Baham tiba disambut para pejabat di lingkup Pemprov Papua Barat dan Pemkab Manokwari. Hadir pula para kepala suku, tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur Forkopimda dan juga Masyarakat Fakfak yang ada di Manokwari.

Hermus menyampaikan, penunjukan Ali Baham adalah proses yang luar biasa.

“Tentu ini adalah sesuatu yang luar biasa karena beliau dilantik sebagai sekda satu hari kemudian dilantik lagi sebagai pj Gubernur Papua Barat. Kita percaya sepenuhnya dan kita dukung sepenuhnya kepemimpinan Ali Baham Temongmere untuk memimpin provinsi ini, “ujar Hermus.

Menurut Hermus, Ali Baham Temongmere adalah pamong senior. Ia punya kapasitas dan integritas yang cukup untuk memimpin Papua Barat.

“Kita harap pj gubernur baru akan terus melanjutkan apa yang sudah diletakkan pj gubernur sebelumnya di kabupaten Manokwari dan kabupaten lainnya,“ tuturnya.

Sementara itu Sekertaris LMA FakFak, Willy Hegemor mengatakan, sebagai masyarakat Papua Barat terutama dari masyarakat Kabupaten Fakfak tempat di mana Pj. Gubernur Papua Barat berasal, menilai, penunjukan Ali Baham memberi harapan bagi masyarakat untuk lebih baik ke depan.

“Kami pum berharapan dalam masa kepemimpinan yang pendek ini jauh lebih baik dari pj gubernur sebelumnya. Kemudian dalam hal Ini juga menjelang pemilu kami berharap situasi kamtibmas di Papua Barat tetap terjaga kemudian penataan sistem birokrasi yang penting perlu dilakukan saat ini Kita juga ingin semua berjalan dengan baik,“ ucapnya.

Sebagai masyarakat adat, pihaknya ingin, pemerintahan bisa berjalan dengan baik. Karena sebagai Pj. Gubernur yang berasal dari Fakfak tidak dalam konteks menguasai melainkan karena tugas kedinasan dari pemerintah pusat.

“Maka tokoh kami tampil sebagai pj Gubernur Papua Barat dan itu dalam rangka melaksanakan tugas dan merangkul semua elemen yang ada dan sebagaimana mestinya,“ tutupnya.

PSR-CP