MANOKWARI, cahayapapua.id- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Manokwari terus berupaya menata kawasan kota dengan melakukan penertiban terhadap sejumlah bangunan di area publik, termasuk di kawasan Pondok Pinang di pelabuhan.
Dalam pelaksanaannya, Satpol PP berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Papua Barat terkait status bangunan yang berdiri di lokasi tersebut.
Kepala Satpol PP Kabupaten Manokwari, Yusuf Kayukatui, menjelaskan bahwa sejumlah bangunan di kawasan pelabuhan dan Pondok Pinang merupakan hasil pembangunan dari Dinsos Provinsi Papua Barat, sehingga pemerintah kabupaten tidak dapat melakukan pembongkaran sepihak.
“Penertiban akan dilakukan di pelabuhan, dan kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Papua Barat karena mereka yang membangun. Kami tidak bisa sembarangan membongkar kecuali bangunan itu sudah dihibahkan kepada Kabupaten Manokwari,” ujar Yusuf kepada wartawan di Manokwari, Jumat (17/10/2025).
Ia menambahkan, pihaknya akan kembali melakukan koordinasi dalam waktu dekat karena hasil komunikasi sebelumnya belum mendapat tanggapan.
“Rencananya minggu depan kami akan koordinasi ulang. Bupati menginginkan agar kawasan Pondok Pinang dikembalikan seperti semula, tanpa ada penambahan kios baru. Kami lihat sekarang sudah ada bangunan kios yang disewakan dan beralih fungsi,” jelas Yusuf.
Menurutnya, langkah penertiban ini bukan untuk melakukan pembongkaran secara sepihak, melainkan untuk menata kembali kawasan publik agar sesuai dengan peruntukan awal.
“Kami ingin semua kembali seperti semula. Mungkin kios yang ada akan dikembalikan menjadi Pondok Pinang, sebelum nantinya dibongkar untuk pembangunan Sentral UMKM Manokwari,” terangnya.
Yusuf menegaskan, jika pembangunan Sentral UMKM Manokwari telah rampung, seluruh pedagang akan diarahkan menempati gedung tersebut.
“Kalau Sentral UMKM sudah berfungsi, semua akan ditertibkan dan diarahkan ke sana. Keberadaan kios liar di Pondok Pinang selama ini mengganggu keindahan dan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Manokwari,” tutupnya.
PSR-CP










