‎Obet Rumbruren : Program Makan Bergizi Gratis di Papua, Tingkatkan Kecerdasan Anak 

banner 468x60

MANSEL, cahayapapua.id- Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Obet Rumbruren, ungkap Program Makan Bergizi Gratis hadir di Papua sebagai bagian dari mencerdaskan anak-anak Papua

Kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis yang diselenggarakan bersaama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) berlangsung di Balai Desa Abreso, Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Selasa (3/6/2025)

‎Sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara perwakilan rakyat dengan masyarakat, serta memberikan pemahaman mendalam mengenai program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Dalam kesempatannya, anggota Komisi IX DPR RI, Obet Rumbruren menyampaikan bahwa meskipun latar belakangnya bukan di bidang kesehatan, penugasan di Komisi IX yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, BPJS, serta program makan bergizi gratis dan BKKBN, merupakan bagian dari rencana Tuhan untuk kemajuan Papua.

‎”Ini kesempatan untuk orang Papua dan kesempatan untuk Papua Barat, khususnya Manokwari Selatan, bagaimana Tuhan mau membuat sesuatu yang ajaib di mata kita,” ujar Obet

‎Ia juga menyoroti peran penting Komisi IX dalam mengatasi berbagai permasalahan kesehatan di daerah, termasuk kemudahan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan melalui BPJS.

‎Lebih lanjut, Obet menegaskan komitmennya untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan akses layanan kesehatan, bahkan sampai menghubungi pihak rumah sakit secara langsung.

‎Terkait program Makan Bergizi Gratis, Obet Rumbruren mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut program pemerintah ini sebagai upaya mencerdaskan anak-anak Indonesia.

‎”Mari kita jemput program pemerintah yang dijelaskan oleh Prabowo Subianto, Presiden terpilih, untuk bagaimana mencerdaskan anak-anak Indonesia dari Sabang sampai Merauke, tidak terkecuali anak Papua,” tegasnya.

‎Perwakilan dari Badan Gizi Nasional (BGN), Erdiansyah dan Muhammad Suhud, menjelaskan tujuan utama BGN adalah mewujudkan modal manusia berkualitas untuk bangsa Indonesia, salah satunya melalui asupan gizi seimbang.

‎”Kami menganggap bahwa SDM yang berkualitas itu merupakan modal utama untuk mewujudkan Indonesia Emas,” ucap Erdiansyah.

‎Program Makan Bergizi Gratis ini menyasar dua kategori penerima manfaat: peserta didik (mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK, SLB, santri, dan sekolah keagamaan lainnya) serta non-peserta didik (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita).

‎Hal ini sejalan dengan program BKKBN untuk menekan angka stunting atau kekurangan gizi. Sementara itu, Muhammad Suhud mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada dua dapur yang beroperasi di Kabupaten Manokwari Selatan,

‎“Dua dapur sehat yang sudah berdiri yaitu di Distrik Koransbari dan Ransiki. BGN sedang dalam proses pendataan untuk mengetahui jumlah penerima manfaat dan kebutuhan dapur di distrik-distrik lain,” jelas Suhud.

‎Terkait pendirian dapur, BGN membaginya kedalam tiga tipe yakni Tipe Mandiri, Tipe Mitra dan Tipe BGN *(rls)

 

 

PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *