MANOKWARI, cahaypapua.id – Kabag Ops Pelni Manokwari Abdul Rais Akbar mengatakan, arus balik Lebaran berakhir Rabu 26 April hari ini. Selama arus mudik dan balik 2024, terjadi kenaikan jumlah penumpang dibanding tahun lalu.
“Jadi kapal terakhir itu adalah KM Labobar yang mana tiba di Manokwari dari arah Timur. Namun dari arah barat terakhir adalah nanti malam jam 20.00 itu adalah KM Dobonsolo. Nah itu merupakan kapal terakhir yang mengangkut arus balik Lebaran dari arah barat menuju Kabupaten Manokwari atau Pelabuhan Manokwari,” kata Rais, saat dijumpai awak media, Kamis (25/4/2024).
Ia menyatakan untuk puncak arus balik sendiri kapal yang berlabuh di Manokwari di tanggal 25 April 2024 ada sekitar empat kapal. Yakni KM Ciremai dan dilanjutkan dengan KM Tidar, ada KM Gunung Dempo dan KM Dobonsolo.
“Dari keempat kapal ini rata-rata penumpang turun dari arah barat yakni Sorong. Namun juga ada kapal yang dari arah timur yakni Jayapura seperti KM Gunung Dempo. Kemudian nanti ada kapal terakhir angkutan arus balik Lebaran dari arah barat menuju Kabupaten Manokwari yaitu KM Dobonsolo yang nanti bersandar di dermaga sekitar jam 20.00,” katanya
Sementara itu untuk penumpang, kata Rais, jumlah penumpang untuk arus balik yang turun di Pelabuhan Manokwari tanggal 24 Maret – 25 April 2024, mencapai 22.000 orang. Untuk penumpang yang datang mencapai 21.000 orang.
“Perlu diketahui jumlah ini mengalami kenaikan dari tahun lalu. Untuk perbandingannya kami sudah lakukan itu dibandingkan dengan angkutan tahun lalu dan tahun sekarang ada kenaikan kurang lebih 20 persen dari pada masa angkutan Lebaran tahun lalu. Ini juga bisa dibilang tahun lalu masih di masa-masa COVID-19 artinya masih ada pembatasan melakukan perjalanan namun untuk di tahun 2024 ini sudah dianggap tidak ada lagi sehingga masyarakat sudah mulai melakukan perjalanan dengan normal sehingga kami prediksi memang kurang lebih 20 persen,” jelasnya
Ia menambahkan selama pelaksanaan arus mudik Lebaran, tak ada kejadian menonjol.
“Namun kami juga merasa bahwa ada sedikit kekurangan-kekurangan. Dan itu menjadi evaluasi bagi kami di angkutan Lebaran yang akan datang namun pada tahun 2024 ini bisa dibilang semua kegiatan angkutan lebaran berjalan aman lancar dan tidak ada kendala yang berarti. Artinya bahwa seluruh penumpang dapat diakomodir dengan armada yang disiapkan oleh PT Pelni,” pungkasnya.
PSR – CP










