Bandara Rendani Manokwari Buka Posko Terpadu Angkutan Lebaran ‎

banner 468x60

MANOKWARI, cahayapapua.id- Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Rendani Manokwari membuka Posko Terpadu Angkutan Lebaran guna memastikan kelancaran pelayanan penumpang dan logistik kargo menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

‎Pembukaan posko ditandai dengan apel kesiapan yang digelar di area Bandara Rendani Manokwari, Jumat (13/3/2026). Posko ini menjadi pusat koordinasi bagi seluruh instansi terkait dalam memantau aktivitas penerbangan selama masa angkutan Lebaran.

‎Kepala UPBU Kelas II Rendani Manokwari, Herman Sujito, mengatakan posko tersebut disiapkan untuk memantau langsung kesiapan pelayanan di lapangan, termasuk mengantisipasi potensi lonjakan pergerakan penumpang dan kargo.

‎Menurut Herman, posko terpadu tersebut akan beroperasi selama 18 hari, terhitung mulai 23 hingga 29 Maret 2026.

‎“Posko ini kami laksanakan khusus selama 18 hari untuk memantau langsung kesiapan pelayanan di lapangan,” ujar Herman usai memimpin apel kesiapan.

‎Ia menjelaskan, hingga saat ini pihak bandara belum menerima laporan dari maskapai terkait pengajuan penerbangan tambahan (extra flight). Kondisi ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana maskapai biasanya telah mengajukan izin tambahan jika terjadi peningkatan permintaan penumpang.

‎“Terkait penambahan extra flight, sampai saat ini belum ada laporan atau permintaan izin dari pihak maskapai,” katanya.

‎Selain kesiapan armada dan pelayanan, kondisi cuaca juga menjadi perhatian serius pihak bandara. Herman memastikan koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan, termasuk dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Manokwari yang akan memberikan pembaruan informasi cuaca secara berkala.

‎“PIC untuk urusan cuaca adalah Kepala BMKG Manokwari. Beliau akan selalu memberikan update berkala mengenai kondisi terkini maupun prakiraan cuaca di Manokwari,” jelasnya.

‎Terkait prediksi arus mudik, pihak Bandara Rendani memperkirakan puncak keberangkatan penumpang akan terjadi pada akhir pekan menjelang libur sekolah dan cuti bersama.

‎“Kami perkirakan puncak arus keberangkatan terjadi pada akhir pekan menjelang libur sekolah, karena biasanya pergerakan penumpang mulai meningkat sebelum masa libur resmi,” tambah Herman.

‎Posko Terpadu Angkutan Lebaran ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari internal bandara, TNI/Polri, Basarnas, hingga instansi kesehatan, guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan jasa transportasi udara melalui Bandara Rendani Manokwari selama periode mudik Lebaran.

 

PSR-CP

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *