Ketua Umum PWKI Buka Musda II Papua Barat, Dorong Sinergi Perempuan Kristen dan Pemerintah ‎

MANOKWARI, cahayapapua.id- Ketua Umum Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI), Pdt. Deety B.T. Liow Mambo, membuka Musyawarah Daerah (Musda) II DPD PWKI Papua Barat yang berlangsung di Manokwari, Kamis (26/3/2026)

‎Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Manokwari, Hermus Indou, jajaran pengurus dan anggota PWKI dari berbagai wilayah serta organisasi perempuan lainnya.

‎Dalam sambutannya, Ketua Umum PWKI menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan DPD PWKI Papua Barat selama satu periode yang dinilai mampu menjadi inspirasi serta memberikan kekuatan bagi perempuan Kristen untuk terus berkarya.

‎“Kami hadir untuk menyapa ibu-ibu PWKI di Papua Barat. Kami melihat kepemimpinan selama satu periode ini dapat diwujudkan dengan sangat baik dan menjadi inspirasi bagi kita semua,” ujarnya.

‎Ia menekankan bahwa kehidupan manusia tidak terlepas dari penyertaan Tuhan yang memberi kepercayaan untuk menjalankan tanggung jawab dalam membangun kehidupan.

‎Menurutnya, sejarah PWKI yang lahir sejak enam bulan setelah kemerdekaan Indonesia menjadi bukti peran penting perempuan dalam membangun bangsa, bahkan di tengah kondisi yang belum stabil saat itu.

‎“Sejak awal, PWKI telah memposisikan diri sebagai mitra pemerintah dalam pelayanan dan mendukung program kesejahteraan masyarakat,” katanya.

‎Ia menjelaskan, kemitraan tersebut terjalin dari tingkat pusat hingga daerah dalam mendukung berbagai program pembangunan.

‎PWKI juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, khususnya dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

‎“Persoalan seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama,” ujarnya.

‎Selain itu, PWKI turut hadir dalam berbagai situasi sosial, termasuk saat terjadi bencana yang berdampak pada perempuan dan anak.

‎Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan lembaga gereja dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial.

‎Melalui Musda II ini, pihaknya berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah agar sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat demi kemajuan Papua Barat.

‎“Kita perlu bergandengan tangan untuk membangun bangsa, khususnya Papua Barat, dengan semangat kebersamaan,” Tuturnya.

‎Sementara itu, Bupati Manokwari, Hermus Indou, menyampaikan bahwa perjalanan organisasi PWKI di Papua Barat telah menunjukkan perkembangan dalam kurun waktu sekitar tiga tahun sejak berdiri pada 2021.

‎Ia mengakui masih terdapat berbagai persoalan yang dihadapi daerah, seperti kemiskinan, yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi perempuan.

‎“Persoalan ini tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja, tetapi membutuhkan partisipasi semua pihak,” ujarnya.

‎Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dalam organisasi, termasuk dalam dinamika kepemimpinan.

‎“Gotong royong dan kolaborasi menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan,” ujarnya.

‎Hermus berharap Musda II dapat menghasilkan keputusan terbaik serta melahirkan kepemimpinan yang visioner bagi kemajuan organisasi dan masyarakat Papua Barat.

‎“Kepemimpinan yang terpilih nantinya harus memiliki visi besar dan mampu merangkul seluruh perempuan untuk bersama-sama berkarya,” ujarnya.

‎Ia juga mendorong agar organisasi ini mampu menjangkau lebih luas, termasuk merangkul perempuan lintas denominasi dalam menjawab berbagai persoalan sosial di masyarakat.

 

PSR-CP